Uni Eropa Serukan Pertemuan Darurat Bahas Krisis Imigrasi di Ceuta
📅 Minggu, 02 Agu 2026, 10:35 WIB | Oleh: Lili LestariPerdana Menteri Denmark Mette Frederiksen mendesak Uni Eropa untuk "mempertimbangkan semua opsi, termasuk penangguhan kerja sama Schengen".
Von der Leyen mengatakan gambar-gambar dari Ceuta "tidak dapat diterima". Melalui media sosial, ia menulis: "Kita tidak dapat mengizinkan siapa pun datang ke Uni kita tanpa mematuhi peraturan kita."
Kanselir Jerman Friedrich Merz menuntut agar Maroko "segera menerima kembali para imigran ilegal". Sementara Perdana Menteri Inggris Andy Burnham mengatakan telah berbicara dengan Sánchez dan Inggris "memberikan bantuan sebisa mungkin".
Tahun lalu, Generasi Z di Maroko melancarkan aksi protes anti-pemerintah, di mana kaum muda menuntut peluang yang lebih baik dan peningkatan layanan publik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ceuta dan Melilla, wilayah kantong Spanyol lainnya, membentuk satu-satunya perbatasan darat Uni Eropa dengan Afrika. Para imigran dapat memasuki wilayah tersebut dengan berenang beberapa kilometer.
Meskipun lonjakan migran tahun ini luar biasa, Ceuta telah lama menjadi titik fokus bagi imigran yang mencoba mencapai Eropa. Selama bulan-bulan musim panas, seringkali terjadi dorongan besar untuk mencapai Ceuta, yang biasanya diorganisir melalui media sosial.
Pada tahun 2021, sekitar 8.000 orang memasuki Ceuta hanya dalam beberapa hari, memperburuk ketegangan diplomatik Spanyol dengan Maroko.
Sebaiknya Anda baca juga:
Spanyol memiliki pendekatan yang relatif ramah terhadap imigrasi. Pada bulan April, pemerintah menyetujui rencana untuk memberikan status hukum kepada 500.000 imigran tanpa dokumen, memungkinkan mereka untuk secara resmi diintegrasikan ke dalam angkatan kerja.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!