Krisis Migran di Ceuta, Prancis dan Italia Perketat Pengawasan Perbatasan
📅 Minggu, 02 Agu 2026, 13:50 WIB | Oleh: Tim Penulis"Tidak mungkin seseorang melakukan perjalanan dari Ceuta atau Melilla ke Semenanjung Spanyol tanpa melalui pemeriksaan identitas oleh polisi. Sudah cukup dengan kebingungan yang sengaja diciptakan," ujarnya.
Krisis Berulang di Ceuta
Ceuta dan Melilla merupakan dua wilayah kantong Spanyol di Afrika Utara yang menjadi satu-satunya perbatasan darat Uni Eropa dengan benua Afrika.
Hingga kini pemerintah Maroko belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait gelombang migran terbaru tersebut.
Krisis serupa pernah terjadi pada 2021 ketika lebih dari 10.000 migran memasuki Ceuta dalam waktu dua hari di tengah memburuknya hubungan diplomatik antara Spanyol dan Maroko. Ketegangan saat itu dipicu keputusan Spanyol memberikan perawatan medis kepada pemimpin Front Polisario, kelompok yang memperjuangkan kemerdekaan Sahara Barat dari Maroko.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!