Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Krisis Migran di Ceuta, Prancis dan Italia Perketat Pengawasan Perbatasan

📅 Minggu, 02 Agu 2026, 13:50 WIB | Oleh: Tim Penulis

"Ini benar-benar bencana," kata Mohammed, seorang sopir taksi yang tinggal di Ceuta.

"Kami bersimpati kepada mereka karena kondisi di negara asal mereka memang sulit. Tetapi ini bukan cara yang benar untuk memasuki suatu wilayah, juga bukan cara hidup yang layak," ujarnya.

Perdana Menteri Pedro Sanchez menyebut lonjakan migran dipicu oleh jaringan penyelundup manusia yang menyebarkan informasi menyesatkan mengenai putusan Mahkamah Agung Spanyol.

Menurut Sanchez, para penyelundup menafsirkan secara keliru putusan pengadilan yang menyatakan migran ilegal yang tiba melalui jalur laut tidak bisa langsung dipulangkan.

"Dari pembicaraan kami dengan otoritas Maroko, terlihat bahwa mafia penyelundup manusia memanfaatkan putusan Mahkamah Agung demi kepentingan mereka sendiri," katanya.

Kekhawatiran Meluas di Eropa

Krisis di Ceuta memicu kekhawatiran di berbagai negara anggota Uni Eropa.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyebut situasi tersebut sebagai sesuatu yang "tidak dapat diterima".

"Kita tidak bisa membiarkan siapa pun memasuki Uni Eropa tanpa mematuhi aturan yang berlaku," tulisnya di media sosial.

Finlandia dan Denmark mendukung langkah Italia memperketat akses dari Spanyol. Kanselir Jerman Friedrich Merz juga mendesak Maroko segera menerima kembali para migran ilegal.

Prancis dan Inggris menyatakan siap membantu Spanyol menangani lonjakan migran tersebut, meski Prancis tetap memperketat pengawasan di perbatasannya.

Sementara itu, Perdana Menteri Portugal Luis Montenegro mengatakan pemerintahnya sedang mempertimbangkan penambahan pemeriksaan perbatasan, tetapi belum melihat alasan untuk mendukung penangguhan Spanyol dari kawasan Schengen.

Trump turut mengomentari situasi tersebut dengan menyebut gelombang migran itu sebagai "invasi" dan memperingatkan Amerika Serikat dapat menghadapi kondisi serupa apabila kebijakan imigrasi tidak diperketat.

Menanggapi kekhawatiran tersebut, Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares menegaskan bahwa migran yang berada di Ceuta maupun Melilla tidak bisa begitu saja memasuki daratan utama Spanyol.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

45 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.