Ceuta, Wilayah Kantong Spanyol yang Jadi Tujuan Imigran dan Menjadi Titik Konflik dengan Maroko
📅 Sabtu, 01 Agu 2026, 10:49 WIB | Oleh: Lili Lestari3. Destinasi bagi Imigran yang mencoba mencapai Eropa
Spanyol merupakan titik kedatangan utama ke Eropa bagi para migran yang mencari peluang ekonomi yang lebih baik atau melarikan diri dari kekerasan di negara asal mereka.
Ceuta dan kota kembarnya, Melilla, dibentengi dengan sangat kuat, karena wilayah tersebut dipandang sebagai tujuan bagi mereka yang mencoba mencapai Spanyol dari Maroko dan bagian lain Afrika.
Banyak imigran yang tiba di Ceuta atau Melilla langsung dipulangkan, sementara yang lain yang ditahan di tempat penampungan migran diproses dan dapat mengajukan permohonan suaka di Spanyol.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk mencapai Ceuta, para imigran sering berenang dari kota Fnideq di Maroko, menempuh jarak sekitar 5 kilometer (3,1 mil) untuk mencapai wilayah Spanyol. Yang lain mencoba menyeberang dari kota Belyounech terdekat, di mana jaraknya lebih pendek.
Meskipun demikian, kedatangan migran ke Ceuta dan Melilla umumnya jauh lebih rendah daripada mereka yang mencapai Spanyol melalui Kepulauan Canary dan Balearic.
Jumlah keseluruhan penduduk imigran di Spanyol telah meningkat pesat dalam beberapa dekade terakhir, dengan sekitar 10 juta orang di negara berpenduduk 50 juta jiwa tersebut lahir di tempat lain.
Sebaiknya Anda baca juga:
Banyak di antara mereka berasal dari Kolombia, Venezuela, dan Maroko, dan bekerja di sektor-sektor kunci perekonomian Spanyol, termasuk pertanian, pariwisata, dan sektor jasa.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!