Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bank Indonesia Dorong UMKM Lampung Masuk Ekosistem Usaha dan Digitalisasi

📅 Minggu, 20 Sep 2026, 16:50 WIB | Oleh:
Bank Indonesia Dorong UMKM Lampung Masuk Ekosistem Usaha dan Digitalisasi Doc: ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi
Ket. Deputi Gubernur Bank Indonesia Thomas A.M. Djiwandono membuka Begawi Fest Lampung 2026 di Bandarlampung, Jumat (18/9).

BANDARLAMPUNG - Bank Indonesia mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Lampung untuk berkembang dalam ekosistem usaha terpadu guna memperkuat rantai produksi dan daya saing pasar, Jumat (18/9) malam.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Thomas A.M. Djiwandono menegaskan bahwa penguatan UMKM difokuskan pada tiga strategi utama, yakni penggolongan usaha, peningkatan kapasitas, serta perluasan akses pembiayaan berbasis digitalisasi.

"Lampung memiliki berbagai kemampuan dan keunggulan mulai dari pertanian hingga produk kreatif. Tantangan kita adalah bagaimana kekuatan tersebut terus ditransformasikan menjadi produk bernilai tambah, memperkuat rantai produksi, dan membuka kesempatan usaha baru," ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia Thomas A.M. Djiwandono di Bandarlampung, Jumat malam.

Ia mengatakan dalam proses tersebut, UMKM memiliki peran yang sangat penting. Oleh karena itu untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, BI terus mendorong UMKM agar semakin produktif dan berdaya saing melalui tiga pendekatan yaitu penguatan penggolongan usaha, peningkatan kapasitas, dan yang ketiga perluasan akses pembiayaan.

Dia menjelaskan melalui penguatan penggolongan usaha, UMKM didorong untuk tidak berjalan secara individual, tetapi berkembang dalam ekosistem usaha yang lebih kuat melalui penguatan pasar, penggolongan, dan keterhubungan dengan rantai nilai yang lebih luas.

"Kedua melalui peningkatan kapasitas, Bank Indonesia mendorong UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produk atau layanan usaha, kemampuan manajerial, serta kesiapan memasuki pasar yang lebih luas termasuk pasar global," katanya.

Menurut dia, kebijakan tersebut dilakukan dari tingkat pusat hingga daerah, termasuk oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lampung, dengan fokus penguatan pada komoditas serta produk unggulan daerah dalam program pangan unggulan seperti pisang, kopi, dan wastra, dan sektor pangan lainnya.

"Ketiga melalui penguatan akses pembiayaan. Bank Indonesia terus memperkuat sinergi dengan industri keuangan agar UMKM memiliki akses terhadap sumber pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan usahanya. Artinya, UMKM perlu semakin terhubung, semakin kuat kapasitas usahanya, dan semakin mudah memperoleh pembiayaan," tambahnya.

Ia mengatakan pengembangan UMKM juga harus berjalan bersama digitalisasi. Menurut Thomas, digitalisasi bukan semata-mata mengganti transaksi tunai menjadi digital.

"Yang lebih penting adalah bagaimana teknologi membuat UMKM lebih efisien, menjangkau pasar yang lebih luas, dan terhubung dengan ekosistem ekonomi yang lebih besar. QRIS menjadi salah satu pintu masuknya," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

Pertanian Kota Diharapkan Jadi Soko Guru Ekonomi

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pertanian Kota Diharapkan J...
Megapolitan
Dukung Urban Farming, Pemko...
Advertisement
MotoGP Mandalika 2026 Cetak Rekor 157.875 Penonton

MotoGP Mandalika 2026 Cetak Rekor 157.875 Penonton

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.