Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Houthi Tegaskan Mekah Bukan Target Serangan

📅 Minggu, 20 Sep 2026, 16:37 WIB | Oleh:
Houthi Tegaskan Mekah Bukan Target Serangan Doc: AFP/Christina Assi/Getty Images

SANA'A - Pemimpin kelompok Houthi Yaman, Abdul-Malik al-Houthi, pada Jumat (18/9) menepis tuduhan bahwa kelompoknya berupaya menyerang Kota Mekah, seraya menyebut tuduhan tersebut sebagai "rekayasa dan disinformasi" di tengah memanasnya ketegangan dengan Arab Saudi.

Dalam pidato yang disiarkan oleh Al-Masirah TV yang dikelola Houthi, al-Houthi mengatakan klaim bahwa pasukan Houthi menargetkan Mekah merupakan "kebohongan".

Dia menyebut tuduhan tersebut digunakan untuk menggalang dukungan yang lebih luas terhadap apa yang disebutnya sebagai "langkah-langkah militer yang diberlakukan terhadap Yaman."

Al-Houthi juga menuduh Arab Saudi gagal mendorong penyelesaian politik selama periode relatif tenang sebelum eskalasi terbaru.

Sebaliknya, dia mengatakan pembatasan terhadap wilayah-wilayah yang dikuasai Houthi di Yaman telah diperketat, dengan pembatasan operasional bandara dan impor tetap menjadi sejumlah persoalan utama yang belum terselesaikan.

Al-Houthi menyerukan kepada para pendukungnya di seluruh Yaman untuk menggelar demonstrasi massal pada Jumat (18/9) guna menolak apa yang disebutnya sebagai "fabrikasi dan fitnah" Arab Saudi.

Pernyataan itu disampaikan sehari setelah Arab Saudi secara terbuka menuduh Houthi meluncurkan sebuah drone ke arah Mekah.

Koalisi pimpinan Arab Saudi pada Rabu (16/9) mengatakan bahwa Pasukan Pertahanan Udara Kerajaan Arab Saudi mencegat dan menghancurkan drone tersebut di sebelah selatan Mekah pada Selasa (15/9) malam, sebelum drone itu memasuki wilayah udara terbatas di kota suci tersebut.

Juru bicara koalisi, Turki al-Malki, menyebut keamanan dua tempat paling suci dalam Islam serta para jemaah sebagai "garis merah" dan mengatakan langkah-langkah yang diperlukan akan diambil sebagai tanggapan.

Dia mengatakan insiden ini merupakan upaya kedua yang diduga dilakukan Houthi untuk menargetkan Mekah, menyusul apa yang disebut koalisi tersebut sebagai serangan rudal balistik pada 27 Juli 2017.

Saling tuding tersebut terjadi di tengah meluasnya konfrontasi, dengan Houthi meraih kemajuan besar di sepanjang pesisir Laut Merah Yaman dan di sekitar Selat Bab al-Mandab yang strategis sejak 3 September, seraya meningkatkan serangan rudal dan drone terhadap fasilitas militer dan minyak Arab Saudi.

Sementara itu, Houthi mengatakan pesawat tempur Arab Saudi telah meningkatkan serangan udara di berbagai wilayah Yaman.

Konflik di Yaman pecah pada akhir 2014 ketika Houthi merebut ibu kota Sanaa dan sebagian besar wilayah Yaman utara, sehingga mendorong koalisi pimpinan Arab Saudi melakukan intervensi pada Maret 2015 untuk mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Daerah
Dua Sosok Mayat dari Dalam ...
Olahraga
Arema FC Ditahan Imbang Bha...
Advertisement
WMO: El Nino Berpotensi Capai Rekor Terkuat Sejak 1950

WMO: El Nino Berpotensi Capai Rekor Terkuat Sejak 1950

10 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.