Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pantai Kolbano, Pesona Pesisir dengan Hamparan Batu Warna-warni

📅 Jumat, 31 Jul 2026, 07:23 WIB | Oleh:

Setelah mengalami pengikisan oleh ombak, permukaan batu menjadi lebih halus sehingga warna dan pola internalnya semakin terlihat. Ketika terkena cahaya matahari, hamparan kerikil Kolbano kemudian tampak seperti mosaik alami berwarna-warni.

Bukan Batu yang "Dibuat" oleh Laut

Ada anggapan sederhana bahwa warna-warni batu di Kolbano terbentuk sepenuhnya karena air laut. Penjelasan tersebut kurang tepat. Laut bukan pencipta warna batu, melainkan salah satu agen yang mengolah, memindahkan, memilah, menghaluskan, dan mengumpulkan material batuan yang sudah memiliki karakter geologis tertentu.

Warna dan komposisi batu berkaitan dengan material geologi asalnya. Sementara itu, gelombang laut berperan dalam proses pengangkutan, pemilahan, penghalusan, dan pengendapan material di sepanjang garis pantai.

Dengan proses tersebut, batu-batu yang lebih tahan terhadap pelapukan dapat bertahan dan terus mengalami pembundaran. Material yang lebih halus dapat terbawa atau terendapkan di lokasi berbeda. Hasil akhirnya adalah pantai yang didominasi kerikil dengan ukuran dan bentuk tertentu. Fenomena inilah yang membuat karakter Pantai Kolbano berbeda dengan pantai berpasir pada umumnya.

Hamparan Batu Menggantikan Pasir

Begitu tiba di kawasan Pantai Kolbano, pengunjung akan menemukan sesuatu yang tidak biasa. Alih-alih pasir, tepian pantai dipenuhi ribuan batu dengan bentuk relatif membulat dan permukaan yang licin.

Batu-batu tersebut menjadi salah satu daya tarik utama Kolbano. Keberadaan kerikil warna-warni bahkan telah lama dimanfaatkan sebagai material dekoratif. Namun, pengambilan batu secara berlebihan berpotensi mengurangi karakter alami pantai.

Karena itu, keindahan Kolbano juga membawa pesan tentang pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Setiap kerikil yang terlihat sederhana sebenarnya merupakan bagian dari sistem alam yang terbentuk melalui proses geologi dan geomorfologi yang panjang.

Keindahan Kolbano tidak hanya berasal dari batu-batu di tepian pantai. Laut biru yang membentang di pantai yang menghadap arah tenggara ini memberikan latar yang kontras dengan warna ­bebatuan. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Diajak Dukung Swasembada Gula Nasional.
    Preview komentar:
    swasambada gula juga tidak kalah pentingnya dari swasembada ...
  • Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional
    Preview komentar:
    Sebagai praktisi yang sering berinteraksi dengan sektor distribusi ...
  • Industri Halal Dinilai Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia.
    Preview komentar:
    Membaca ulasan komprehensif ini memberikan perspektif baru yang ...

Bogor Lagi, Kasus Kanker Naik 138 Persen. Waspada!

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Bogor Lagi, Kasus Kanker Na...
Megapolitan
Bagaimana Ini Pemkot Bogor,...

Tak Naik, Bea Balik Nama Kendaraan di Sulsel

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Naik, Bea Balik Nama Ke...
"Famtrip Marine Maratua 2026" Promosikan Keindahan Bawah Laut Maratua pada Turis Selam Malaysia dan Singapura

"Famtrip Marine Maratua 2026" Promosikan Keindahan Bawah Laut Maratua pada Turis Selam Malaysia dan Singapura

26 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.