Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rumah Mak Aceung akan Dibongkar karena Tidak Layak Huni

📅 Kamis, 18 Jun 2026, 16:22 WIB | Oleh:
Rumah Mak Aceung akan Dibongkar karena Tidak Layak Huni Doc: ANTARA/HO-Pemkab Karawang
Ket. Rumah tidak layak huni milik seorang lansia di Karawang.

KARAWANG -- Bupati Karawang, Jawa Barat, Aep Syaepuloh membantu impian seorang lansia yang hidup sebatang kara di wilayah Kecamatan Telagasari, dengan membangun rumah layak melalui Program Rumah Layak Huni.

"Program Rumah Layak Huni menjadi salah satu upaya Pemkab Karawang dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama kelompok rentan seperti lansia yang hidup seorang diri," kata Bupati Aep Sayepuloh di Karawang, Kamis.

Ia mengaku sudah datang langsung ke kediaman Mak Aceung (78), seorang lansia di Desa Pasirmukti, Kecamatan Telagasari, yang selama ini hidup sebatang kara di rumah yang kurang layak.

"Saya sudah meninjau langsung kediaman Mak Aceung untuk melihat kondisi rumahnya. Dari peninjauan itu, saya pastikan Mak Aceung akan mendapatkan bantuan berupa pembangunan rumah layak huni," katanya.

Kegiatan pembangunan rumah layak huni tersebut akan segera dilakukan dan proses pembangunannya akan membutuhkan waktu selama dua pekan atau 14 hari.

Selama proses pembangunan, Mak Aceung akan tinggal sementara di rumah keluarga atau saudara terdekatnya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi Mak Aceung, sekaligus menjadi bukti kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Saat dikunjungi bupati yang melakukan peninjauan kondisi rumahnya langsung, Mak Aceung mengaku terharu dan bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh Pemkab Karawang.

Ia berterima kasih kepada bupati dan jajarannya yang akan membantu pembangunan rumah layak huni yang selama ini menjadi impiannya.

Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Karawang Asep Hazar mengatakan pihaknya segera menindaklanjuti arahan bupati agar proses pembangunan rumah Mak Aceung dapat segera dimulai.

Ia mengatakan pembangunan rumah layak huni akan dilaksanakan sesuai ketentuan dengan mengedepankan kualitas bangunan, sehingga rumah yang dibangun benar-benar layak huni dan memberikan kenyamanan bagi penerimanya.

Pada tahun ini Pemkab Karawang menargetkan pembangunan rumah layak huni sebanyak 2.500 unit melalui Program Rumah Layak Huni yang tersebar di seluruh kecamatan sekitar Karawang.

Program tersebut menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam mengurangi jumlah rumah tidak layak huni serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Mengharap Final Leo/Daniel-Fajar/Fikri, Mungkinkah?  

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Mengharap Final Leo/Daniel-...
Luar Negeri
Bill Gates Peringatkan AI T...
Advertisement
Optimalkan Kapasitas Kapal dan Pembagian Muatan, ASDP Percepat Pemulihan Layanan Ketapang–Gilimanuk

Optimalkan Kapasitas Kapal dan Pembagian Muatan, ASDP Percepat Pemulihan Layanan Ketapang–Gilimanuk

27 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.