Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berhasil! Program 6.500 Ayam Petelur di Kaltara Mulai Panen, Ketahanan Pangan Makin Kuat

📅 Minggu, 26 Jul 2026, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berhasil! Program 6.500 Ayam Petelur di Kaltara Mulai Panen, Ketahanan Pangan Makin Kuat Doc: Antara
Ket. Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang panen perdana telur dari kandang ayam petelur Kelompok Tani Tunas Harapan di Desa Bumi Rahayu, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Sabtu (25/7).

Tanjung Selor, Kaltara - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A Paliwang menghadiri panen perdana telur dari kandang ayam petelur Kelompok Tani Tunas Harapan yang merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara.

“Alhamdulillah, hari ini kita dapat melaksanakan panen perdana telur dari kandang yang dibangun melalui program Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025,” ujar Gubernur Kaltara di Desa Bumi Rahayu, Kecamatan Tarakan Selor, Kabupaten Bulungan, Sabtu (25/7).

Menurutnya panen perdana ini menjadi bukti awal keberhasilan program bantuan Pemprov Kaltara dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat.

“Kita beria apresiasi kepada seluruh anggota kelompok peternak yang berhasil mengembangkan usaha hingga menghasilkan panen perdana telur,” katanya.

Keberhasilan tersebut, lanjutnya, menunjukkan bahwa semangat gotong royong, kerja keras, dan kemauan masyarakat untuk terus belajar mampu mendorong berkembangnya usaha peternakan rakyat.

Zainal menegaskan panen perdana tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi langkah nyata dalam mewujudkan kemandirian pangan di Kaltara.

“Program bantuan pemerintah yang diberikan kepada empat kelompok tani kini mulai memberikan hasil yang dapat dirasakan masyarakat,” tuturnya.

Gubernur Kaltara mengatakan produksi telur dari kandang Kelompok Tani Tunas Harapan sudah mulai memasok kebutuhan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Tanjung Selor.

Dengan telur ayam dari Kelompok Tani Tunas Harapan, kata Zainal, harga telur yang dipasarkan juga lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran yang datang dari luar, sehingga diharapkan mampu membantu masyarakat memperoleh sumber protein dengan harga yang lebih murah.

"Saya berharap keberadaan kandang-kandang ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan peternak, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat Kaltara," katanya.

Ia menjelaskan, kebutuhan telur di Kaltara baru terpenuhi sekitar 30 persen, sehingga daerah masih bergantung pada pasokan dari luar.

Gubernur berharap pemerintah pusat melalui Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kaltara dapat memberikan dukungan tambahan berupa pembangunan kandang ayam petelur di lebih banyak lokasi lain.

“Keberhasilan program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemprov Kaltara, Pemerintah Kabupaten Bulungan, BRMP, penyuluh pertanian, kelompok peternak, serta seluruh pihak yang memberikan pendampingan,” ujarnya.

Diketahui, Pada tahun 2025, Pemprov Kaltara menyalurkan bantuan sebanyak 6.500 ekor ayam petelur kepada empat kelompok tani. Kelompok Sumber Makmur Desa Apung menerima 1.800 ekor ayam petelur dan dua unit kandang, Kelompok Tunas Harapan Desa Bumi Rahayu memperoleh 1.900 ekor ayam petelur dan dua unit kandang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.