Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Kabupaten Bekasi Minta Pendidik Lindungi Anak dari Bahaya Internet

📅 Sabtu, 01 Agu 2026, 09:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kabupaten Bekasi Minta Pendidik Lindungi Anak dari Bahaya Internet Doc: ANTARA
Ket. Kegiatan edukasi perlindungan anak pada dunia digital yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bekasi di aula lantai 3 Gedung BPBD Kabupaten Bekasi, Jumat (31/7/2026).

KABUPATEN BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat (Jabar), meminta para pendidik baik guru maupun orang tua untuk melindungi anak dari bahaya internet melalui kegiatan edukasi, sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan siber bagi generasi mendatang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Bekasi, Akam Muharam, mengatakan perkembangan teknologi digital telah mengubah cara belajar, berkomunikasi, dan berinteraksi anak-anak, bahkan menjadi lingkungan kedua mereka setelah keluarga dan sekolah.

"Hari ini kita menghadapi realitas bahwa dunia digital bukan lagi sekadar alat bantu, melainkan lingkungan kedua bagi anak untuk belajar dan berinteraksi. Namun di balik pesatnya perkembangan teknologi, terdapat berbagai ancaman yang harus menjadi perhatian bersama," katanya di Cikarang, Jumat (31/7).

Ia menjelaskan berbagai risiko mengintai anak di ruang digital, antara lain perundungan siber, paparan konten pornografi dan kekerasan, kecanduan gawai, hingga ancaman eksploitasi seksual anak melalui media digital.

Anak-anak kerap menjadi korban karena belum memiliki pemahaman memadai mengenai bahaya penggunaan internet, sehingga perlindungan anak di ruang digital bukan lagi menjadi pilihan melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

"Kegiatan ini merupakan langkah preventif dan edukatif untuk membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya keselamatan siber bagi anak. Perlindungan anak di dunia digital harus melibatkan pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat," katanya.

Pihaknya menegaskan komitmen untuk terus membangun ekosistem digital yang aman bagi anak melalui berbagai program edukasi dan penguatan perlindungan, termasuk mendukung kebijakan nasional terkait pembatasan usia penggunaan media sosial, perlindungan data pribadi anak, maupun pengamanan jejak dan profil digital anak.

Akam mengajak para orang tua dan tenaga pendidik untuk menerapkan pola asuh digital atau digital parenting sebagai langkah utama mendampingi anak saat menggunakan teknologi dunia digital.

"Jangan biarkan anak menjelajahi dunia digital sendirian. Bangun komunikasi yang sehat, batasi penggunaan gawai secara bijak dan jadilah teman berdiskusi yang baik bagi anak," katanya.

Akam  berpesan kepada seluruh organisasi maupun komunitas yang bergerak di bidang perlindungan anak agar mampu menjadi pelopor dan pelapor dalam menciptakan ruang digital aman, sekaligus memanfaatkan internet secara kreatif, positif dan bertanggung jawab.

"Pada anak-anakku di Forum Anak jadilah pelopor dan pelapor. Gunakan setiap internet secara bijak untuk hal-hal yang bermanfaat dan jangan sampai terjebak pada sisi gelap dunia digital," ucapnya.

Akam berharap seluruh peserta kegiatan ini dapat menjadi agen perubahan yang menyebarluaskan pentingnya perlindungan anak di ruang digital kepada keluarga dan lingkungan sekitar. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci mewujudkan pemenuhan dan perlindungan hak-hak anak pada era digital.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Gubernur Pramono Minta Jazz...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
    Ini Dia Cara menutup,menonaktifkan kartu kredit BNI? Untuk ...
    Untuk menutup kartu kredit Bank BNI Hubungi BNICall ...
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...

Event Akhir Pekan di Jakarta 1-2 Agustus: Dari Brightspot hingga JSD Blok M Fest

Event Akhir Pekan di Jakarta 1-2 Agustus: Dari Brightspot hingga JSD Blok M Fest

31 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.