Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polaris Mixologist Competition 2026 Season 3 Jaring Talenta Mixologist dari Berbagai Daerah

📅 Jumat, 24 Jul 2026, 16:13 WIB | Oleh:
Polaris Mixologist Competition 2026 Season 3 Jaring Talenta Mixologist dari Berbagai Daerah Doc: Tempo Scan Pacific
Ket. Pengumuman pemenang Polaris Mixologist Competition 2026 Season 3, di Bali pada tanggal 23 Juli 2026. Ajang ini menjaring talenta mixologist dari berbagai daerah dan mendorong inovasi minuman berbasis kekayaan cita rasa Nusantara.

JAKARTA – Perkembangan sektor pariwisata, horeca (hotel, restoran, dan kafe), serta budaya makan dan minum di luar rumah turut mendorong pertumbuhan industri beverage di Indonesia. Kondisi tersebut membuka peluang bagi berkembangnya kreasi minuman, termasuk budaya mixology, mocktail, cocktail, hingga penggunaan beverage mixer.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Pariwisata yang dikutip dalam penyelenggaraan ajang tersebut mencatat jumlah kunjungan pariwisata mencapai 15,39 juta sepanjang 2025, atau meningkat 10,80 persen dibandingkan 2024. Pertumbuhan sektor tersebut dinilai turut memperluas peluang industri beverage dan menciptakan ruang bagi pelaku usaha serta talenta mixologist untuk berinovasi.

Indonesia juga dinilai memiliki modal berupa kekayaan rempah dan bahan alami lokal yang dapat dikembangkan menjadi berbagai kreasi minuman. Potensi tersebut menjadi salah satu latar belakang penyelenggaraan Polaris Mixologist Competition 2026 Season 3, kompetisi yang digelar oleh Polaris, merek minuman berkarbonasi dari Tempo Scan.

Mengusung tema “Spark the Moment”, kompetisi tersebut menjadi wadah bagi para mixologist dari berbagai daerah untuk menunjukkan kreativitas sekaligus mendorong lahirnya kreasi minuman yang mengangkat cita rasa lokal Indonesia.

Deputy Managing Director Cosmetics, Consumer & Health Care PT Tempo Scan Pacific Tbk, Winny Yunitawati, mengatakan perkembangan industri beverage membuat minuman tidak lagi hanya dipandang sebagai pelepas dahaga, tetapi juga bagian dari pengalaman masyarakat dalam berbagai aktivitas.

“Perkembangan tersebut turut mendorong kebutuhan akan inovasi dan kreativitas yang semakin tinggi di industri beverage. Karena itu, melalui Polaris Mixologist Competition 2026 Season 3, kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar ajang kompetisi, tetapi sebuah platform kolaborasi yang mempertemukan talenta, pelaku industri, dan brand,” ujarnya melalui siaran pers pada hari Jumat (24/7).

Menurut dia, kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya inovasi minuman yang sesuai dengan perkembangan tren konsumen sekaligus memanfaatkan kekayaan cita rasa lokal Indonesia.

Kompetisi yang digelar untuk ketiga kalinya tersebut memiliki skala lebih besar dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Babak eliminasi dilaksanakan di dua kota, yakni Jakarta dan Bali, sebelum enam finalis terbaik bertemu dalam Grand Final di Bali pada Kamis, 23 Juli 2026.

Ratusan karya dari berbagai wilayah Indonesia mengikuti kompetisi tersebut. Peserta berasal dari sejumlah wilayah, mulai dari Sumatera, Jawa, Bali, Sulawesi, Nusa Tenggara hingga Maluku.

Babak Grand Final mempertemukan tiga finalis terbaik dari Jakarta, yakni Deden Supriyatna, Rexi Renaldy Lotong, dan Reza Nanda Firmansyah, dengan tiga finalis terbaik dari Bali, yaitu I Kadek Buwana, I Dewa Gede Pradana Adiputra, dan I Gusti Putu Ngurah Arjuna Bara.

Para peserta dinilai oleh Arey Barker, Head Judge Polaris Mixologist Competition 2026 Season 3, bersama jajaran juri profesional yang memiliki pengalaman dalam berbagai kompetisi mixology internasional.

Mengangkat tema “Spark of Nusantara”, keenam finalis ditantang membuat kreasi minuman yang mengeksplorasi kekayaan cita rasa Indonesia. Penilaian dilakukan terhadap sejumlah aspek, mulai dari teknik, kreativitas, cita rasa, presentasi, hingga kemampuan peserta dalam membangun storytelling dari minuman yang mereka sajikan.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Deden Supriyatna ditetapkan sebagai juara pertama. Posisi juara kedua diraih I Gusti Putu Ngurah Arjuna Bara, sedangkan Rexi Renaldy Lotong menempati posisi juara ketiga.

Ketiga pemenang mendapatkan hadiah masing-masing sebesar Rp25 juta untuk juara pertama, Rp10 juta untuk juara kedua, dan Rp7,5 juta untuk juara ketiga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Ekonomi
BI: Penjualan Produk UMKM p...

Menkes Budi Gunadi Sadikin Masuk Bursa Dirjen WHO 2027-2032

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Menkes Budi Gunadi Sadikin ...
Menkeu Tegaskan Setiap Rupiah APBN Harus Bermanfaat Buat Rakyat

Menkeu Tegaskan Setiap Rupiah APBN Harus Bermanfaat Buat Rakyat

25 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.