Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Winter aespa Kena Herpes Zoster! Penyakit Apa Itu?

📅 Senin, 05 Okt 2026, 09:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Winter aespa Kena Herpes Zoster! Penyakit Apa Itu? Doc: kstation tv
Ket. Winter aespa.

Anggota grup Kpop aespa, Winter, didiagnosis menderita herpes zoster atau dikenal sebagai cacar ular. Diagnosis itu disampaikan setelah ia menjalani pemeriksaan di rumah sakit menyusul kondisi kesehatannya yang tidak kunjung membaik.

Apa itu herpes zoster? 

Herpes zoster merupakan penyakit yang disebabkan oleh reaktivasi virus varicella-zoster, yaitu virus yang juga menyebabkan cacar air. Setelah seseorang sembuh dari cacar air, virus tersebut tidak sepenuhnya hilang dari tubuh, melainkan dapat berada dalam kondisi tidak aktif dan kembali aktif di kemudian hari.

Herpes zoster dapat dialami oleh orang yang sebelumnya pernah terkena cacar air. Risiko penyakit ini meningkat seiring bertambahnya usia dan juga dapat lebih tinggi pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang melemah.

Meski sering disebut cacar ular, herpes zoster berbeda dengan herpes simpleks yang umumnya berkaitan dengan luka pada area tertentu seperti mulut atau organ genital.

Apa saja gejalanya? 

Gejala herpes zoster dapat diawali dengan rasa nyeri, gatal, kesemutan atau mati rasa pada area tertentu sebelum muncul ruam. Keluhan tersebut dapat muncul beberapa hari sebelum perubahan pada kulit terlihat.

Setelah itu, dapat muncul ruam pada satu sisi tubuh yang kemudian berkembang menjadi kelompok lepuhan kecil berisi cairan. Lepuhan tersebut dapat pecah dan berubah menjadi koreng dalam beberapa hari.

Selain perubahan pada kulit, sebagian penderita dapat mengalami demam, sakit kepala, menggigil dan kelelahan. Rasa nyeri yang muncul juga dapat terasa seperti terbakar, berdenyut atau menusuk.

Apakah menular?

Herpes zoster tidak menular secara langsung dari satu orang ke orang lain sebagai herpes zoster. Namun, cairan dari lepuhan penderita dapat menularkan virus varicella-zoster kepada seseorang yang belum pernah mengalami cacar air atau belum mendapatkan vaksin cacar air.

Orang yang tertular virus tersebut dapat mengalami cacar air, bukan herpes zoster. Karena itu, penderita dianjurkan menutup ruam, tidak menyentuh atau menggaruk lepuhan dan mencuci tangan secara rutin. Kontak dengan bayi baru lahir, ibu hamil yang belum pernah terkena cacar air serta orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah juga sebaiknya dihindari selama terdapat lepuhan aktif.

Bagaimana mengobatinya?

Penanganan herpes zoster dapat meliputi obat antivirus dan obat untuk membantu mengendalikan rasa sakit. Obat antivirus seperti asiklovir, valasiklovir atau famsiklovir dapat membantu mengurangi tingkat keparahan dan durasi penyakit serta menurunkan risiko komplikasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Cegah Banjir, Pemkot Jayapu...
Nasional
TNI Pamer PDU Baru Saat Upa...
Olahraga
Joshua Zirkzee Jadi Penentu...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.