Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kasus DBD di Cilandak Timur, Pemkot Jaksel Pastikan Tak Ada

📅 Jumat, 11 Apr 2025, 16:14 WIB | Oleh:
Kasus DBD di Cilandak Timur, Pemkot Jaksel Pastikan Tak Ada Doc: ANTARA/HO-Kominfotik Jakarta Selatan.
Ket. Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin meninjau Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) untuk mencegah penyakit demam berdarah di RW 07, Kelurahan Cilandak Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta, Jumat (11/4).

JAKARTA - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan memastikan tak ada kasus demam berdarah dengue (DBD) dan untuk mempertahankan kondisi itu maka dilaksanakan Gebyar Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di RW 07, Kelurahan Cilandak Timur, Kecamatan Pasar Minggu.

"Memasuki pekan kedua April 2025 ini tidak ada kasus DBD di Cilandak Timur," kata Wali Kota Jakarta Selatan (Jaksel) Munjirin saat ditemui di Cilandak Timur Jakarta, Jumat (11/4).

Munjirin mengatakan, pihaknya mengapresiasi warga, khususnya kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) yang sudah melakukan tugasnya dengan baik.

Karena itu, dia meminta agar pekerjaan yang mulia ini terus dipertahankan dengan terus mengajak warga agar menjadi Jumantik mandiri di rumah mereka masing-masing.

"Hasil ini tentunya tidak terlepas dari peran seluruh kader Jumantik dan pihak kesehatan yang bekerja dengan baik, seminggu dua kali melakukan PSN ke rumah-rumah warga," ujarnya.

Dia berharap langkah ini mampu menggencarkan Jakarta Selatan sebagai kawasan bebas dari penyakit DBD.

Kepala Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu, Sri Rejeki Amelia menjelaskan, PSN menjangkau 101 rumah hingga pagi ini.

"Masih ditemukan lima rumah yang terdapat jentik nyamuk sehingga Angka Bebas Jentik (ABJ) mencapai 95 persen," ujar Sri.

Sri menambahkan, kasus DBD di wilayah Kecamatan Pasar Minggu untuk bulan April ini mengalami penurunan yang sangat signifikan.  Dari 17 kasus di bulan Maret 2025 menjadi 0 kasus pada April 2025 ini.

"Semoga hasil ini akan terus bertahan, untuk mempertahankan itu semua maka dibutuhkan kerja sama yang baik dari semua unsur," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.