Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Proyek Strategis Nasional PLTP di Kepahiang Diminta Berdayakan Tenaga Kerja Lokal.

📅 Kamis, 23 Jul 2026, 12:50 WIB | Oleh:
Proyek Strategis Nasional PLTP di Kepahiang Diminta Berdayakan Tenaga Kerja Lokal. Doc: Antara Foto
Ket. Ilustrasi pembangkit listrik.

Pemerintah Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu meminta pengembang dan pelaksana Proyek Strategis Nasional (PSN) Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Kecamatan Kabawetan memprioritaskan tenaga kerja lokal agar manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Bupati Kepahiang Zurdi Nata mengatakan tenaga kerja asal Kabupaten Kepahiang harus menjadi prioritas sesuai kebutuhan pekerjaan dan kompetensi pada setiap tahapan pembangunan proyek.

"Saya meminta agar tenaga kerja lokal diprioritaskan sesuai kebutuhan dan kompetensi," kata Zurdi di Kepahiang, Rabu.

Ia mengatakan proyek PLTP tidak hanya diharapkan membuka lapangan kerja bagi masyarakat Kabawetan dan sekitarnya, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui aktivitas ekonomi yang berkembang selama proses pembangunan.

Manajer PLN UPP 2 Bengkulu Sumbagsel Adi Saputro mengatakan tahap eksplorasi membutuhkan infrastruktur yang memadai karena melibatkan penggunaan alat berat. Oleh karena itu, jalan dan jembatan menuju lokasi proyek akan ditingkatkan.

Menurut dia, peningkatan infrastruktur tersebut tidak hanya mendukung kelancaran kegiatan eksplorasi, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat, terutama untuk memperlancar distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi lainnya.

Sementara itu, Presiden Direktur MCI Renewable Julfi Hadi mengatakan kegiatan eksplorasi panas bumi dilaksanakan dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan, termasuk menjaga kawasan Bukit Hitam.

Ia mengatakan kawasan hutan tersebut memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan potensi panas bumi sehingga kelestariannya harus dipertahankan.

Pemanfaatan energi panas bumi, kata dia, tidak akan mengurangi ketersediaan air bersih bagi masyarakat karena pembangkit memanfaatkan uap dari lapisan bawah permukaan bumi, bukan air permukaan yang digunakan warga sehari-hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Rumor Kim Jong-un Meninggal karena Perdarahan Otak di Beijing Memanas, Muncul Foto Hadir di Pameran - Adiknya Diklaim Rebut Kekuasaan dan 9.000 Tentara Tiongkok Dikirim ke Korut

Rumor Kim Jong-un Meninggal karena Perdarahan Otak di Beijing Memanas, Muncul Foto Hadir di Pameran - Adiknya Diklaim Rebut Kekuasaan dan 9.000 Tentara Tiongkok Dikirim ke Korut

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.