Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Batu Saluran Kemih Bisa Ditangani Minim Sayatan, Kenali Teknologi Terbarunya

📅 Kamis, 23 Jul 2026, 19:17 WIB | Oleh:
Batu Saluran Kemih Bisa Ditangani Minim Sayatan, Kenali Teknologi Terbarunya Doc: Koran Jakarta - Haryo Brono
Ket. Dokter spesialis urologi RS Premier Bintaro dr. Teguh Risesa Djufri, Sp., dalam acara media gathering yang mengusung tema “Penanganan Terkini Batu Saluran Kemih” di Jakarta pada hari Rabu (22/07) RS Premier Bintaro memperkenalkan penanganan batu saluran kemih berbasis teknologi modern, mulai dari ESWL, URS, RIRS, hingga PCNL dan laser.

JAKARTA – Perkembangan teknologi di bidang urologi mendorong penanganan batu saluran kemih dilakukan dengan metode yang semakin minim invasif. Pendekatan pengobatan kini tidak hanya berfokus pada mengeluarkan batu, tetapi juga mengidentifikasi penyebab pembentukan batu untuk menekan risiko kekambuhan.

RS Premier Bintaro memperkenalkan sejumlah metode penanganan terkini batu saluran kemih yang memanfaatkan teknologi modern, mulai dari pemecahan batu tanpa sayatan hingga prosedur endoskopi dan laser.

Spesialis Urologi RS Premier Bintaro, dr. Teguh Risesa Djufri, Sp.U., FICS, mengatakan batu saluran kemih merupakan salah satu gangguan urologi yang banyak ditemukan dan kejadiannya cenderung meningkat di berbagai negara.

Menurut Teguh, batu saluran kemih terjadi ketika endapan mineral terbentuk di ginjal atau saluran kemih akibat berbagai faktor. Penyebabnya antara lain gangguan metabolisme, kurangnya asupan cairan, pola makan tertentu, infeksi, hingga faktor genetik.

Batu saluran kemih lebih banyak ditemukan pada laki-laki dibandingkan perempuan, terutama pada kelompok usia produktif 40–50 tahun. Risiko juga dapat meningkat pada individu dengan obesitas, gaya hidup sedentari, serta masyarakat yang tinggal di wilayah dengan iklim panas.

"Banyak masyarakat menganggap batu saluran kemih hanya menyebabkan nyeri. Padahal jika tidak ditangani dengan baik, batu dapat menyebabkan sumbatan saluran kemih, infeksi berat, gangguan fungsi ginjal, bahkan meningkatkan risiko penyakit ginjal kronis. Oleh karena itu, diagnosis dan penanganan yang tepat sangat penting," terangnya dalam media gathering bertajuk "Penanganan Terkini Batu Saluran Kemih" di Jakarta pada hari Rabu (22/07)

Nyeri Pinggang Bukan Satu-satunya Gejala

Gejala batu saluran kemih yang paling umum adalah nyeri hebat yang muncul secara tiba-tiba dari area pinggang. Rasa sakit dapat menjalar ke perut bagian bawah, selangkangan, hingga area genital.

Keluhan juga dapat disertai mual, muntah, darah dalam urine, nyeri saat buang air kecil, hingga demam apabila telah terjadi infeksi. Namun, tidak semua batu saluran kemih menimbulkan gejala. Dalam sejumlah kasus, batu baru diketahui ketika seseorang menjalani pemeriksaan kesehatan untuk kondisi lain.

Untuk memastikan diagnosis, pemeriksaan dapat diawali dengan ultrasonografi (USG) yang tidak menggunakan radiasi. Jika diperlukan, pemeriksaan dilanjutkan dengan CT Scan tanpa kontras atau Non-Contrast CT Scan (NCCT). Pemeriksaan NCCT dapat membantu dokter mengetahui ukuran, lokasi, dan karakteristik batu sehingga pilihan terapi dapat ditentukan sesuai kondisi pasien.

Pilihan Terapi Minim Invasif

Kemajuan teknologi urologi membuat penanganan batu saluran kemih kini dapat dilakukan dengan prosedur yang lebih minim invasif. Tidak semua pasien memerlukan operasi terbuka. Pada batu berukuran kecil dan tidak menyebabkan komplikasi, dokter dapat memberikan terapi medis untuk membantu batu keluar secara alami. Namun, tindakan aktif diperlukan apabila batu menyebabkan sumbatan, infeksi, nyeri berulang, berukuran besar, atau berpotensi mengganggu fungsi ginjal.

RS Premier Bintaro menyediakan sejumlah pilihan terapi, antara lain Shock Wave Lithotripsy (SWL/ESWL). Prosedur ini menggunakan gelombang kejut dari luar tubuh untuk memecahkan batu tanpa membuat sayatan.

Pilihan lainnya adalah Ureteroscopy (URS) dan Retrograde Intrarenal Surgery (RIRS). Kedua prosedur endoskopi tersebut dilakukan dengan memasukkan alat melalui saluran kemih untuk mencapai lokasi batu. Batu kemudian dapat dihancurkan menggunakan teknologi laser tanpa sayatan pada kulit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Gerakan Pasar Ikan Murah Akan Digelar Pemprov Kaltim Berkala, Upaya Tekan "Stunting" di Berau

Gerakan Pasar Ikan Murah Akan Digelar Pemprov Kaltim Berkala, Upaya Tekan "Stunting" di Berau

23 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.