Tak Selalu Stunting Anak Bertubuh Pendek Bisa Dipicu Faktor Hormon dan Genetik
📅 Rabu, 22 Jul 2026, 17:28 WIB | Oleh: Haryo BronoKarena penyebabnya beragam, evaluasi terhadap anak dengan gangguan pertumbuhan tidak cukup hanya melihat aspek gizi. Dokter dapat mempertimbangkan riwayat pertumbuhan keluarga, kondisi hormonal, faktor genetik, hingga pemeriksaan kromosom apabila diperlukan.
Kurva Pertumbuhan Jadi Alat Deteksi Penting
Salah satu cara penting untuk memantau pertumbuhan anak adalah menggunakan kurva pertumbuhan yang sesuai. Kurva tersebut membantu tenaga kesehatan dan orang tua melihat perkembangan tinggi dan berat badan anak dari waktu ke waktu.
Menurut Prof. Aman, kondisi pertumbuhan anak tidak seharusnya dinilai hanya berdasarkan tinggi badan pada satu titik waktu. Kecepatan pertumbuhan, pola pertumbuhan dalam kurva, serta riwayat tinggi badan keluarga juga perlu diperhatikan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tanda yang perlu diwaspadai antara lain tinggi badan anak yang jauh di bawah standar seusianya, laju pertumbuhan yang melambat, atau garis pertumbuhan yang mengalami penurunan dan memotong beberapa pita persentil pada kurva.
Orang tua disarankan melakukan pengukuran tinggi dan berat badan anak secara berkala serta mencatatnya pada kurva pertumbuhan. Jika pertumbuhan anak terlihat melambat atau tinggi badannya jauh di bawah standar, konsultasi dengan dokter diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.
Pemeriksaan medis dapat mencakup evaluasi fisik, penilaian kurva pertumbuhan, riwayat kesehatan dan keluarga, pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan hormon, hingga rontgen usia tulang. Pada kondisi tertentu, dokter juga dapat mempertimbangkan pemeriksaan genetik atau kromosom.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penanganan Harus Sesuai Penyebab
Prof. Aman menuturkan, penanganan gangguan pertumbuhan tidak dapat disamaratakan. Terapi diberikan berdasarkan penyebab yang mendasarinya.
Pada anak dengan stunting akibat kekurangan gizi kronis, penanganan dapat berfokus pada perbaikan asupan gizi dan faktor penyebab lainnya. Sementara gangguan tiroid dapat ditangani dengan terapi hormon tiroid sesuai indikasi.
Adapun terapi hormon pertumbuhan hanya diberikan pada kondisi tertentu yang telah terbukti secara medis memenuhi indikasi. Terapi tersebut bukan solusi umum untuk semua anak yang memiliki tubuh pendek.
Deteksi dini menjadi penting karena beberapa gangguan pertumbuhan memiliki batas waktu penanganan. Pada gangguan hormonal tertentu, keterlambatan diagnosis dapat mengurangi peluang anak mencapai potensi tinggi badan akhir yang optimal karena masa pertumbuhan tulang memiliki batas.
Pada stunting yang tidak tertangani, dampaknya juga dapat berlangsung dalam jangka panjang dan berkaitan dengan perkembangan kognitif serta risiko penyakit tidak menular di kemudian hari.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!