Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tak Lagi Sekolah Siang, SD Inpres Naimata Bangkit Berkat Program Revitalisasi Pendidikan Presiden Prabowo.

📅 Rabu, 22 Jul 2026, 11:52 WIB | Oleh:

Kini suasana itu berubah total. Setelah sekolah direvitalisasi melalui Program Revitalisasi Pendidikan, ruang-ruang kelas tampil lebih terang dengan bukaan jendela yang lebih besar sehingga cahaya alami leluasa masuk.

Udara segar mengalir bebas ke dalam kelas, membuat suasana belajar menjadi lebih sejuk dan nyaman.

"Beda sekali dengan dulu. Sekarang kelasnya terang, anginnya juga masuk, jadi lebih enak belajar," kata Ricky.

Radja mengangguk mengiyakan. Menurut dia, ruang kelas yang lebih nyaman membuat siswa tidak cepat mengantuk saat guru menjelaskan pelajaran.


Jadi sekolah favorit

Cerita Ricky dan Radja adalah cerita bahagia yang mewakili cerita dari sejumlah pelajar di sekolah tersebut. Sebelum direvitalisasi ruang kelas di sekolah itu hanya enam kelas, satu ruang guru.

Kini setelah direvitalisasi sekolah itu telah memiliki 22 ruangan kelas, sehingga aktivitas belajar mengajar di sekolah itu hanya dilakukan sekali yakni jam 07.00 WITA hingga pukul 12.00 WITA.

“Sampai dengan tahun 2025 jumlah siswa mencapai 526 siswa, kini jumlah itu bertambah menjadi 539 siswa. Sekolah ini menjadi sekolah favorit di daerah ini,” ungkap Kepala Sekolah SD Inpres Naimata Martinus Klau.

Kini,  di Kelurahan Naimata, Kecamatan Maulafa itu, SD Inpres Naimata merupakan satu-satunya sekolah yang menerapkan mekanisme sekolah dengan satu shift.

Sehingga banyak orang tua memilih memasukkan anak ke sekolah tersebut agar tidak kesulitan membagi waktu untuk mengantar dan menjemput dengan jam bekerja. 

Jumlah siswa pasti akan terus bertambah dan pihak sekolah masih menerima, karena saat ini masih ada satu ruangan kelas yang belum digunakan.

Walaupun jumlah siswanya semakin bertambah, menurut Martinus, jumlah guru masih mencukupi, karena jumlahnya saat ini ada  31 orang.

Program Revitalisasi pendidikan khusus di sekolah tersebut, menurut dia, memberikan dampak positif bagi para pelajar, Karena selain gedung sekolahnya yang lebih nyaman bagi anak-anak, kini mereka juga dibantu dengan papan interaktif digital (PID).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Logistik KAI Services Siap ...
Nanik S Deyang Mundur, Wamentan Sudaryono Siap Emban Amanah sebagai Kepala BGN

Nanik S Deyang Mundur, Wamentan Sudaryono Siap Emban Amanah sebagai Kepala BGN

22 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.