Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Arianto Kogoya Dorong Festival Budaya di 6 Provinsi Papua Terintegrasi, Pariwisata Diperkuat.

📅 Sabtu, 12 Sep 2026, 06:05 WIB | Oleh:
Arianto Kogoya Dorong Festival Budaya di 6 Provinsi Papua Terintegrasi, Pariwisata Diperkuat. Doc: Antara Foto
Ket. Anggota Komite III DPD RI Arianto Kogoya diwawancarai wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan terkait pengelolaan pariwisata yang terkoneksi secara maksimal se-Papua Raya.

 Anggota Komite III DPD RI Arianto Kogoya mendorong penyelenggaraan festival budaya di enam provinsi se-Papua terintegrasi agar dapat memperkuat pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Komite III juga membidangi pariwisata dan ekonomi kreatif sehingga kami akan mendorong supaya festival budaya yang dilaksanakan di Tanah Papua terkoneksi dari Sorong hingga Merauke,” kata Arianto di Wamena, Jumat.

Menurut dia, festival budaya di enam provinsi, yakni Papua, Papua Barat, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Barat Daya, belum terkoordinasi dengan baik, termasuk dalam pengaturan waktu pelaksanaannya.

Arianto mengatakan keterpaduan jadwal festival akan membantu wisatawan mengatur waktu kunjungan sehingga dapat menikmati rangkaian kegiatan budaya di berbagai wilayah Papua.

“Kami nanti coba mendorong supaya pelaksanaan festival budaya di setiap daerah di Tanah Papua harus terkoneksi sehingga wisatawan asing yang berkunjung ke Tanah Papua bisa mengatur waktu kunjungannya dengan baik,” ujarnya.

Ia menjelaskan wisatawan dapat mengikuti rangkaian festival secara berurutan, misalnya mengunjungi Raja Ampat, kemudian melanjutkan perjalanan ke Biak, Jayapura, Wamena, Tolikara, hingga Merauke.

Menurut Arianto, pola tersebut dapat memberikan pengalaman budaya yang lebih lengkap sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Ia mengatakan gagasan tersebut perlu dibahas bersama anggota DPD dari komite lainnya agar dapat diusulkan dan ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

“Yang terjadi saat ini adalah wisatawan asing berkunjung ke Tanah Papua untuk menikmati festival budaya tidak terpadu secara baik sehingga kegiatan budaya tidak dapat dinikmati dalam satu kesempatan kunjungan,” katanya.

Selain keterpaduan penyelenggaraan, Arianto menilai jaminan keamanan menjadi faktor penting dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Papua.

“Kami berharap ke depan dalam pelaksanaan festival budaya pemerintah daerah memberikan jaminan keamanan sehingga ada rasa kepuasan bagi wisatawan asing maupun nusantara yang menikmati keindahan alam, budaya, dan adat istiadat di Papua, khususnya Papua Pegunungan,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Lagi Gandrung, Semua Mau Dihilirisasi, Termasuk Rumput Laut

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Lagi Gandrung, Semua Mau Di...
Luar Negeri
Korea Utara Kembali Luncurk...
Daerah
Disdag Mataram: Pekan Ini P...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.