Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia Kuasai Pasokan Kelapa Malaysia, Kementan Dorong Hilirisasi

📅 Rabu, 22 Jul 2026, 21:35 WIB | Oleh: Tim Penulis

Potensi nilai tambah kelapa juga masih besar melalui pemanfaatan seluruh bagian tanaman, mulai dari sabut, tempurung, daging, hingga air kelapa, dengan potensi nilai tambah mencapai 6,55 miliar dolar AS.

Adapun berdasarkan data ICC, nilai ekspor produk kelapa Indonesia pada 2022 mencapai sekitar 2,11 miliar dolar AS.

Namun, Kementan mencatat luas areal dan produksi kelapa nasional mengalami tren penurunan akibat sejumlah faktor, seperti alih fungsi lahan ke komoditas lain, serangan hama, serta harga kelapa yang belum stabil di tingkat petani.

"Ketika harga kelapa rendah cukup lama, petani akhirnya melirik komoditas lain yang dianggap lebih menjanjikan seperti sawit karena harganya lebih stabil," ucap Agus.

Selain itu, produktivitas kelapa nasional masih belum optimal. Saat ini, produktivitas rata-rata kelapa nasional masih sekitar 1,1 ton per hektare, masih di bawah potensi optimal yang dapat mencapai 3,5 hingga 5 ton per hektare.

Untuk meningkatkan daya saing komoditas tersebut, pemerintah menyiapkan program hilirisasi kelapa melalui pengembangan kawasan seluas 151.554 hektare pada 2026 dengan anggaran sekitar Rp427 miliar.

Program tersebut akan tersebar di 28 provinsi dan mencakup pengembangan kawasan produksi, penyediaan benih unggul, peningkatan produktivitas, serta penguatan rantai pasok.

Kementan menargetkan program hilirisasi itu dapat meningkatkan nilai tambah kelapa sekaligus memperkuat posisi Indonesia di pasar global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
RUU Kepulauan Harus Perkuat...
Luar Negeri
AS Akan Berlakukan Tarif Ba...
Nasional
Transisi Energi Butuh Refor...
Daerah
ITS Kembangkan Bakteri untu...
Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

22 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.