Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PT KAI Tutup 172 Perlintasan Sebidang

📅 Selasa, 21 Jul 2026, 17:12 WIB | Oleh:
PT KAI Tutup 172 Perlintasan Sebidang Doc: KAI

BANDUNG - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat penutupan 172 perlintasan sebidang untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Perusahaan negara tersebut juga menggelar sosialisasi keselamatan bagi seluruh siswa di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 6 Bandung.

Edukasi keselamatan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan momentum pertemuan tingkat tinggi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) tentang keselamatan jalan. Sosialisasi di Kota Bandung Jawa Barat itu digelar secara resmi pada Senin (20/7).

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan peran penting pelajar dalam memperluas budaya keselamatan. Kegiatan ini berfokus pada pengenalan risiko di sekitar jalur dan kewajiban di perlintasan sebidang.

“Keselamatan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti menjauhi jalur kereta api, tidak menerobos perlintasan, berhenti ketika tanda peringatan aktif, serta saling mengingatkan ketika melihat perilaku berisiko,” ujar Anne.

Anne memaparkan bahwa satu rangkaian kereta penumpang di Indonesia umumnya memiliki bobot sekitar 600 ton. Rangkaian tersebut biasanya terdiri atas delapan hingga 12 kereta yang tidak dapat berhenti mendadak.

“Jarak pengereman yang panjang menjelaskan mengapa pengguna jalan wajib berhenti sebelum jalur kereta api. Ketika kendaraan atau orang sudah berada di atas rel, masinis memiliki ruang yang sangat terbatas untuk menghindari risiko,” kata Anne.

Ia juga menerangkan jarak pengereman kereta yang dipengaruhi kecepatan serta kondisi teknis di lapangan. Kereta dengan kecepatan 60 kilometer per jam membutuhkan jarak sekitar 221 meter untuk berhenti.

“Palang pintu, sirene, lampu peringatan, rambu, dan petugas merupakan perangkat untuk memperingatkan pengguna jalan. Keputusan berhenti dan menunggu tetap menjadi tanggung jawab setiap orang yang berada di perlintasan,” kata dia.

Pelanggar aturan di perlintasan sebidang tersebut dapat dikenai sanksi kurungan paling lama tiga bulan. Ketentuan pidana kurungan tersebut telah diatur dalam Pasal 296 Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Megapolitan
JFW Bagian Penting Jakarta ...
Olahraga
Marselino Gabung Persija, M...
Nasional
Pelaku Usaha Dorong Optimal...
Nasional
Pemerintah Kejar Efisiensi ...
Luar Negeri
Amerika Serikat Perkuat Kap...
Rona
Jangan Anggap Enteng, Meski...
Luar Negeri
Swiss Sebut Kondisi Dunia S...
Nasional
DJP Pastikan Pajak Marketpl...
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.