Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menanti RDG BI, 21 Juli 2026

📅 Selasa, 21 Jul 2026, 08:20 WIB | Oleh:
Menanti RDG BI, 21 Juli 2026 Doc: istimewa

JAKARTA – Rupiah berpotensi melanjutkan pelemahan­nya seiring meningkatnya kehati-hatian pelaku pasar ter­hadap eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan penantian hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) pada 21-22 Juli 2026. 

Kombinasi sentimen eksternal dan domestik tersebut mendorong investor cenderung mengurangi eksposur ter­hadap aset berisiko sambil menunggu kejelasan arah kebi­jakan moneter BI.

BI telah menaikkan suku bunga acuan sebesar total 100 basis poin sejak Mei 2026. Kenaikan terakhir sebesar 25 ba­sis poin dilakukan pada 18 Juni 2026, setelah sebelumnya BI menggelar rapat di luar jadwal pada 9 Juni untuk meres­pons tekanan terhadap rupiah

Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi mengatakan mem­proyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perda­gangan di pasar uang antarbank, Selasa (21/7), bergerak fluktuatif namun ditutup melemah di kisaran 17.940 - 18.000 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada penutupan perdagangan, Senin (20/7) sore, melemah 27 poin atau 0,15 persen dari akhir pekan lalu menjadi 17.948 rupiah per dollar AS. “Pelemahan rupiah dipengaruhi po­tensi Federal Reserve (The Fed) menahan lebih lama suku bunga tinggi,” ujar Ibrahim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Mesir Bongkar Makam Mewah y...
Luar Negeri
Genjot Manufaktur AS, Trump...

Sudan Melawan, Tolak Keras Sanksi Baru AS

36 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Sudan Melawan, Tolak Keras ...
Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

21 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.