Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Maroko Tambah 60.000 Kamar Hotel Jelang Piala Dunia 2030, Bidik 26 Juta Wisatawan

📅 Selasa, 21 Jul 2026, 06:00 WIB | Oleh:
Maroko Tambah 60.000 Kamar Hotel Jelang Piala Dunia 2030, Bidik 26 Juta Wisatawan Doc: FIFA
Ket. Ilustrasi persiapan Maroko menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030.

RABAT – Pemerintah Maroko terus mempercepat persiapan menjelang Piala Dunia 2030 dengan memperluas kapasitas akomodasi nasional. Negara Afrika Utara tersebut berencana menambah 60.000 tempat tidur hotel atau sekitar 20 persen dari kapasitas yang dimiliki saat ini guna mengakomodasi lonjakan wisatawan selama turnamen berlangsung.

Menteri Pariwisata Maroko, Fatim-Zahra Ammor, mengatakan Piala Dunia 2030 dipandang sebagai momentum untuk mempercepat pertumbuhan industri pariwisata, bukan sekadar menjadi tuan rumah ajang sepak bola terbesar di dunia.

"Kami memandang Piala Dunia FIFA 2030 sebagai sebuah akselerator, bukan tujuan akhir," ujar Ammor.

Maroko akan menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia 2030 bersama Spanyol dan Portugal. Meski FIFA belum menentukan pembagian jumlah pertandingan yang akan dimainkan di masing-masing negara, pemerintah Maroko telah menyiapkan investasi besar-besaran untuk menyambut turnamen tersebut.

Nilai investasi yang digelontorkan mencapai 190 miliar dirham atau sekitar 20 miliar dolar AS (sekitar 326 triliun rupiah). Dana tersebut digunakan untuk membangun dan memperluas jaringan kereta api, jalan raya, bandara, stadion, serta berbagai infrastruktur perkotaan lainnya.

Langkah itu menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk memperkuat sektor pariwisata yang menyerap ratusan ribu tenaga kerja dan menyumbang sekitar 7 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) Maroko.

Dalam empat tahun terakhir, Maroko telah menambah sekitar 45.000 tempat tidur hotel, sehingga total kapasitas akomodasi nasional kini mencapai lebih dari 300.000 tempat tidur, berdasarkan data resmi pemerintah.

Performa sektor pariwisata Maroko juga menunjukkan tren positif. Sepanjang tahun lalu, negara tersebut menerima hampir 20 juta wisatawan mancanegara, menjadikannya destinasi wisata paling banyak dikunjungi di benua Afrika.

Pemerintah menargetkan jumlah kunjungan wisatawan meningkat menjadi 26 juta orang pada 2030, bertepatan dengan penyelenggaraan Piala Dunia.

Bank Sentral Maroko bahkan memperkirakan pendapatan sektor pariwisata akan mencapai rekor 161 miliar dirham pada 2027, naik dari 138 miliar dirham pada 2025.

Peningkatan jumlah wisatawan didukung oleh semakin banyaknya rute penerbangan langsung dari berbagai kota di Eropa menuju Maroko. Ke depan, pemerintah berencana memperluas konektivitas udara untuk menarik lebih banyak wisatawan dari Tiongkok, Amerika Serikat, dan kawasan Timur Tengah.

Selain meningkatkan jumlah kunjungan, Maroko juga berupaya mendiversifikasi destinasi wisata agar tidak hanya terpusat di kota-kota populer seperti Marrakes dan Agadir.

Salah satu fokus pengembangan adalah ibu kota Rabat, yang akan dipromosikan sebagai pusat kegiatan budaya, olahraga, serta perjalanan bisnis. Kota tersebut memiliki beragam situs bersejarah, museum, dan fasilitas olahraga yang dinilai mampu menarik lebih banyak wisatawan sepanjang tahun.

Ammor menegaskan seluruh investasi yang dilakukan pemerintah ditujukan agar manfaat Piala Dunia 2030 dapat dirasakan jauh setelah turnamen berakhir. "Kami perlu melakukan investasi yang menciptakan nilai jangka panjang bagi pariwisata Maroko," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Luar Negeri
Akankah Konflik Segera Bera...
Megapolitan
Jangan Salah Datang! SIM Ke...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

17 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.