Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Akademisi UI Rumuskan Strategi Keberlanjutan Industri Sawit

📅 Selasa, 21 Jul 2026, 06:22 WIB | Oleh:
Akademisi UI Rumuskan Strategi Keberlanjutan Industri Sawit Doc: antara foto
Ket. Akademisi Universitas Indonesia (UI) Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan (SPPB), Estiarty Haryani

DEPOK - Akademisi Universitas Indonesia (UI) Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan (SPPB), Estiarty Haryani, berhasil merumuskan strategi implementasi green productivity guna mendukung operasional industri kelapa sawit Indonesia yang berlandaskan prinsip keberlanjutan.

Estiarty Haryani, di Kampus UI Depok, Senin mengatakan penelitian berasal dari realita teraktual di mana industri sawit tanah air menghadapi tekanan besar, terutama pada aspek lingkungan maupun dinamika pasar global.

Dalam pemaparan disertasinya yang berjudul “Strategi Keberlanjutan Implementasi Green Productivity Industri Kelapa Sawit (Studi pada PT. X di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi)”, Estiarty menyoroti urgensi transformasi industri sawit nasional di tengah penerapan kebijakan European Union Deforestation-Free Regulation (EUDR) yang menuntut produk yang dijual dan dikonsumsi oleh masyarakat di kawasan Uni Eropa bebas dari praktik deforestasi.

Kondisi ini menegaskan perlunya pendekatan yang mampu mengintegrasikan efisiensi ekonomi dengan perlindungan lingkungan.

Penelitian yang Estiarty lakukan menggunakan metode kualitatif yang dipadukan dengan mixed methods, dengan data diperoleh melalui wawancara, survei masyarakat, observasi lapangan, serta studi literatur.

Lebih lanjut, aspek analisis diperkuat dengan Structural Equation Modelling berbasis PLS-SEM untuk mengidentifikasi hubungan antarvariabel secara komprehensif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi green productivity di perusahaan yang diteliti berada dalam kategori baik, dengan faktor eksternal yang digabung dalam kerangka PESTEL (politik, ekonomi, sosial, teknologi, lingkungan, dan hukum), terbukti berpengaruh signifikan.

Di antara enam faktor yang ada, faktor politik dan hukum muncul sebagai penentu utama yang membentuk arah kebijakan serta mendorong adopsi teknologi dalam industri sawit.

Disertasi ini penting untuk dikaji karena menawarkan kerangka strategis yang mampu menjawab tantangan besar industri sawit nasional di tengah tuntutan keberlanjutan global. Dengan mengintegrasikan efisiensi ekonomi dan perlindungan lingkungan, penelitian ini memberi manfaat langsung bagi pelaku industri untuk meningkatkan daya saing sekaligus memenuhi standar internasional.

Bagi masyarakat luas, hasil kajian ini membuka perspektif baru tentang bagaimana praktik industri dapat berjalan selaras dengan keberlanjutan lingkungan, sehingga mendukung terciptanya tata kelola yang lebih akuntabel, ramah lingkungan, dan tetap berdaya saing global.

Sebagai tindak lanjut, Estiarty merumuskan strategi keberlanjutan berbasis prinsip SMART (specific, measurable, achievable, relevant, time-bound). Strategi ini menekankan pentingnya regulasi yang kuat dan konsisten sebagai pengungkit utama dalam memastikan implementasi green productivity berjalan efektif dan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.