Australia Samarkan Tank Abrams Mirip Tank Tiongkok, Sinyal Konflik Besar Indo-Pasifik
📅 Senin, 20 Jul 2026, 00:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo STank tersebut juga kemungkinan dipasangi sistem latihan berbasis laser seperti Instrumentable-Multiple Integrated Laser Engagement System (I-MILES) yang mampu mensimulasikan kemampuan menembak sekaligus kerentanan kendaraan terhadap serangan.
Abrams Terbaru Australia
Australia saat ini sedang menjalankan program modernisasi besar-besaran armada tanknya.
Melalui kontrak senilai sekitar 2,5 miliar dolar AS, Canberra akan menerima 75 unit M1A2 SEPv3 Abrams beserta berbagai kendaraan pendukung lapis baja.
Sebaiknya Anda baca juga:
Program tersebut merupakan bagian dari proyek LAND 907 Phase 2, yang telah disetujui pemerintah Amerika Serikat melalui skema Foreign Military Sales pada 2021.
Sebaliknya, Australia juga telah menyetujui pengiriman 49 unit M1A1 Abrams generasi lama kepada Ukraina.
Varian M1A2 SEPv3 (System Enhancement Program Version 3) merupakan versi Abrams paling modern yang dikembangkan berdasarkan pengalaman tempur Angkatan Darat Amerika Serikat selama Operasi Iraqi Freedom.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tank ini menawarkan peningkatan signifikan dibandingkan M1A1 AIM yang sebelumnya digunakan Australia, sementara unit pertamanya mulai diterima Canberra pada 2024.
Karena jumlah Abrams terbaru masih terbatas dan merupakan aset tempur garis depan, modifikasi menjadi "tank Tiongkok" hanya bersifat kosmetik sehingga dapat dengan cepat dikembalikan ke konfigurasi normal setelah latihan selesai.
Tiongkok Juga Melakukan Hal Serupa
TWZ mencatat bahwa Australia bukan satu-satunya negara yang menggunakan kendaraan tiruan dalam latihan militer.
Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok juga rutin menggunakan kendaraan yang dimodifikasi agar menyerupai perlengkapan militer Barat.
Tahun lalu, TWZ melaporkan Tiongkok membuat truk yang dirancang menyerupai M142 HIMARS buatan Amerika Serikat, tidak lama setelah sistem roket tersebut dikirim ke Taiwan. Kendaraan tiruan itu bahkan dicat menggunakan pola kamuflase militer Taiwan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!