Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Ungkap Waktu Terbaik Melihat Fenomena Embun Upas di Dieng

📅 Minggu, 19 Jul 2026, 18:00 WIB | Oleh:
BMKG Ungkap Waktu Terbaik Melihat Fenomena Embun Upas di Dieng Doc: RRI Purwokerto/Joko

JAKARTA - BMKG mengungkap, waktu terbaik bagi wisatawan yang ingin menyaksikan fenomena embun upas di Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Musim kemarau 2026 diperkirakan menjadi periode ideal, karena peluang munculnya embun es lebih tinggi dibandingkan dua tahun sebelumnya.

Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Tengah, Guruh Tjiptanto, mengatakan embun upas mulai terbentuk pada malam hari. Fenomena tersebut, biasanya terlihat paling jelas pada pukul 04.00 hingga 06.00 WIB di sekitar lapangan Kompleks Candi Arjuna.

"Bagi wisatawan yang ingin berburu embun upas di Dieng, fenomena tersebut umumnya mulai terbentuk pada malam hari. Terlihat paling jelas di sekitar lapangan Kompleks Candi Arjuna pada pukul 04.00-06.00 WIB sebelum mencair saat matahari mulai meninggi," kata Guruh dalam keterangan persnya, seperti dilansir Antara, dikutip Minggu (19/7).

BMKG memperkirakan, peluang kemunculan embun upas akan semakin besar apabila musim kemarau berlangsung lebih kering dari kondisi normal. Menurut Guruh, puncak musim kemarau diprakirakan terjadi pada Agustus 2026 dan kondisi kering diprediksi masih berlanjut hingga September.

"Semakin kemaraunya kering atau di bawah normal sifatnya maka kemungkinan embun upas akan lebih sering terjadi. Apalagi ini belum di puncak kemarau, puncak kemarau di Agustus nanti, bahkan di September pun masih kering kemaraunya," ucap Guruh.

BMKG pun meluruskan, anggapan mengenai suhu minus yang sering dikaitkan dengan kemunculan embun upas. Dijelaskannya, angka nol derajat Celsius atau bahkan minus merupakan suhu minimum permukaan rumput, bukan suhu udara di kawasan Dieng.

"Suhu nol derajat atau minus memang terjadi, namun itu bukan suhu udara. Melainkan suhu minimum rumput, yaitu termometer yang dipasang di permukaan rumput," ujar Guruh.

Bagi wisatawan yang ingin berburu embun upas, BMKG mengimbau agar mempersiapkan perlengkapan untuk menghadapi udara dingin. Pengunjung disarankan, mengenakan pakaian berlapis, jaket tahan angin, kupluk, sarung tangan, syal, kaus kaki tebal, serta sepatu yang nyaman.

Wisatawan yang memiliki riwayat asma, sinusitis, atau alergi udara dingin juga diminta membawa obat-obatan pribadi maupun inhaler. Selain itu, pelembap kulit dan pelembap bibir dianjurkan untuk mengurangi risiko kulit kering dan bibir pecah-pecah. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Capaian realisasi investasi nasional

27 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

27 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.