Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hadapi Lebaran Haji, Kementan Jaga Pasokan Bawang Merah, Pastikan Harga Stabil

📅 Jumat, 22 Mei 2026, 08:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hadapi Lebaran Haji, Kementan Jaga Pasokan Bawang Merah, Pastikan Harga Stabil Doc: Kementan
Ket. Hamparan tanaman bawang merah tumbuh subur di lahan pertanian yang dikelola petani

JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat langkah antisipatif menjaga ketersediaan bawang merah menjelang Idul Adha 1447 Hijriah (H) melalui pengawasan distribusi dan pasokan guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi serta harga stabil.

"Menghadapi Idul Adha, kami memperkuat sinergi bersama champion bawang merah, pemerintah daerah, asosiasi, serta kementerian dan lembaga terkait untuk menjaga stabilitas pasokan dan distribusi,” kata Direktur Jenderal Hortikultura Kementan Muhammad Taufiq Ratule dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan kementeriannya melakukan pemantauan di sejumlah sentra produksi utama seperti Solok, Brebes, Enrekang, Bima, Nganjuk, Bandung, Kendal, Garut, hingga Probolinggo, yang mana menunjukkan produksi bawang merah nasional masih terkendali meski dihadapkan pada tantangan cuaca ekstrem.

Menurut dia, produksi bawang merah nasional hingga saat ini masih mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Produksi nasional rata-rata mencapai sekitar 2 juta ton konde basah atau setara 1,3 juta ton rogol kering panen per tahun, sementara kebutuhan konsumsi nasional berada di kisaran 1,26 juta ton per tahun.

“Produksi bawang merah nasional masih mencukupi, bahkan Indonesia juga terus melakukan ekspor," ujar Ratule.

Sementara itu, Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Ditjen Hortikultura Kementan Muhammad Agung Sunusi menjelaskan musim tanam Maret–Mei 2026 diwarnai cuaca ekstrem.

Kondisi itu memicu serangan organisme pengganggu tanaman (OPT), seperti ulat grayak dan moler, sehingga memengaruhi produktivitas di beberapa sentra produksi.

Meski demikian, distribusi bawang merah dari berbagai daerah seperti Nganjuk, Enrekang, Pati, Brebes, Temanggung, dan Garut masih berjalan lancar.

“Kami terus berkoordinasi dengan dinas pertanian, petani champion, pelaku usaha, dan berbagai pihak terkait agar pasokan tetap aman. Produksi diperkirakan meningkat pada Juni 2026 seiring masuknya masa panen di sejumlah sentra utama,” kata Agung.

Kementan memastikan terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan produksi, distribusi, dan harga bawang merah di berbagai daerah guna menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga pangan nasional selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Petani champion bawang merah asal Enrekang Kasmidi menyebut panen di wilayahnya masih berlangsung hingga menjelang Idul Adha dengan distribusi rutin ke Kalimantan sebanyak tiga kali dalam sepekan.

Sementara itu, champion bawang merah asal Solok Amri Ismail mengatakan panen raya di daerahnya diperkirakan berlangsung pada pertengahan Juni dan akan memperkuat pasokan untuk wilayah Sumatra.

Ketua Umum Asosiasi Bawang Merah Indonesia (ABMI) Dian Alex Chandra mengatakan stok bawang merah hingga akhir Mei masih tersedia meski produksi di sejumlah daerah mengalami penurunan sekitar 30–40 persen akibat cuaca ekstrem.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.