Mauro Schmid Juarai Etape 13 Tour de France, Tom Pidcock Pangkas Jarak dari Tadej Pogacar di Puncak Klasemen

Minggu, 19 Jul 2026, 00:06 WIB

BELFORT – Pembalap Swiss Mauro Schmid meraih kemenangan terbesar dalam kariernya setelah menjuarai etape ke-13 Tour de France 2026, Sabtu (18/7), sementara pembalap Inggris Tom Pidcock sukses memperbaiki posisinya di klasemen umum dan memangkas jarak dengan pemegang jersey kuning, Tadej Pogacar.

Schmid (Jayco-AlUla) keluar sebagai pemenang setelah mengalahkan pebalap Kolombia Harold Tejada (XDS-Astana) dalam sprint dramatis hingga garis finis pada rute berbukit sejauh 205,8 kilometer dari Dole menuju Belfort. Pidcock menyusul di posisi ketiga, hanya terpaut dua detik dari duo terdepan.

Ket. Foto: Pembalap Swiss Mauro Schmid. — Sumber: Istimewa

Kemenangan ini menjadi gelar etape pertama Schmid di Tour de France, sebuah pencapaian yang langsung disambut emosional oleh pembalap berusia 26 tahun tersebut.

"Saya benar-benar tidak percaya. Hari ini luar biasa berat sejak awal balapan," ujar Schmid usai finis.

"Seluruh tim sangat termotivasi untuk masuk ke kelompok breakaway. Kami sudah beberapa kali mencoba dalam beberapa hari terakhir, tetapi baru kali ini berhasil. Saya merasa sangat baik sejak start dan balapan langsung berlangsung dengan kecepatan penuh."

Meski gagal memenangi etape, Tom Pidcock menjadi salah satu pemenang besar hari itu.

Pembalap tim Pinarello-Q36.5 memulai etape dari peringkat ke-10 klasemen umum, tetapi penampilan agresifnya membuat ia melonjak ke posisi keempat.

Kini, Pidcock tertinggal 4 menit 15 detik dari pemuncak klasemen Tadej Pogacar.

Sementara itu, Remco Evenepoel masih menempati posisi ketiga dengan keunggulan tipis sembilan detik atas Pidcock.

Pemimpin klasemen umum Tadej Pogacar memilih bermain aman pada etape ini. Pembalap UAE Team Emirates-XRG tidak ikut bersaing memperebutkan kemenangan etape dan finis bersama rombongan utama (peloton) lebih dari tujuh menit di belakang Schmid.

Meski demikian, strategi tersebut tidak memengaruhi posisinya di puncak klasemen.

Juara Tour de France empat kali itu masih memimpin dengan keunggulan 3 menit 36 detik atas rival terdekatnya, Jonas Vingegaard (Visma-Lease a Bike), dalam perebutan jersey kuning.

Etape ke-13 mulai memanas sekitar 40 kilometer setelah start ketika 37 pembalap berhasil melepaskan diri dari peloton.

Kelompok terdepan kemudian membesar menjadi 57 pembalap, sementara peloton tertinggal lebih dari delapan menit saat memasuki tanjakan utama Ballon d'Alsace, sekitar 30 kilometer sebelum finis.

Pidcock melancarkan serangan menjelang puncak tanjakan dan menjadi pebalap pertama yang mencapai summit. Ia berharap bisa memanfaatkan turunan panjang menuju garis akhir.

Namun, sekitar 16 kilometer sebelum finis, Schmid dan Tejada berhasil melepaskan diri dari kelompok depan.

Memasuki dua kilometer terakhir, kelompok pengejar yang dipimpin Pidcock masih tertinggal 18 detik. Upaya mereka mengejar tidak membuahkan hasil.

Tejada sempat mencoba memenangkan balapan lewat solo attack, tetapi Schmid melancarkan sprint pada waktu yang tepat dan memastikan kemenangan lewat photo finish yang sangat ketat.

Persaingan memperebutkan jersey kuning diperkirakan kembali memanas pada etape ke-14, Minggu (19/7).

Para pembalap akan menghadapi rute pegunungan sepanjang 155,3 kilometer dari Mulhouse menuju Le Markstein Fellering, yang berpotensi menghadirkan perubahan signifikan dalam klasemen umum.

Dengan Pidcock kini hanya terpaut sembilan detik dari podium sementara dan Pogacar masih nyaman di puncak, duel para kandidat juara Tour de France 2026 dipastikan semakin menarik memasuki pekan penentuan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.