Suporter Pantai Gading Dilarang Hadir di Piala Dunia karena Masalah Visa AS
Jumat, 12 Jun 2026, 00:06 WIBABIDJAN, PANTAI GADING â Harapan para pendukung tim nasional Pantai Gading untuk menyaksikan langsung perjuangan negaranya di Piala Dunia harus pupus. Kelompok suporter resmi mengungkapkan bahwa para penggemar yang berasal dari dalam negeri tidak mendapatkan visa untuk masuk ke Amerika Serikat.
Presiden Komite Nasional Suporter Gajah Pantai Gading (CNSE), Julien Kouadio Adonis, mengatakan keputusan tersebut membuat para pendukung membatalkan rencana perjalanan ke Amerika Serikat.
Persoalan visa menjadi salah satu isu terbesar menjelang Piala Dunia yang dimulai Kamis. Kebijakan imigrasi Amerika Serikat sebagai tuan rumah utama turnamen telah menuai kritik setelah sejumlah pihak, termasuk wasit asal Somalia Omar Artan serta beberapa staf pendukung tim Iran, mengalami penolakan masuk.
CNSE merupakan organisasi suporter resmi yang berada di bawah Kementerian Olahraga Pantai Gading. Lembaga tersebut selama ini bertugas mengatur perjalanan kelompok kecil pendukung yang mengikuti tim nasional saat bertanding di luar negeri.
âPara suporter membatalkan perjalanan karena pemerintah Amerika Serikat tidak ingin melihat pendukung dari negara tertentu, termasuk Pantai Gading, berada di wilayah mereka,â ujar Kouadio kepada AFP.
âAmerika Serikat sudah jelas menyampaikan kepada kami bahwa mereka tidak ingin melihat suporter kami datang.â
Menurut Kouadio, situasi tersebut sangat menyakitkan karena membuat para pendukung kehilangan kesempatan menjalankan peran penting mereka sebagai pemberi dukungan langsung kepada tim nasional.
âKami sangat terpukul karena hal ini menghalangi kami menjalankan tugas suci, yaitu mendukung tim kami,â katanya.
Pantai Gading akan memainkan dua dari tiga pertandingan fase grup di Philadelphia. Mereka menghadapi Ekuador pada 15 Juni dan Curacao pada 25 Juni.
Sementara satu pertandingan lainnya membawa mereka ke Toronto, Kanada, untuk menghadapi Jerman.
Sebelumnya pada Maret, Kouadio menyampaikan harapan agar sekitar 500 pendukung Pantai Gading bisa melakukan perjalanan melintasi Samudra Atlantik untuk memberikan dukungan langsung.
Namun, dengan adanya persoalan visa, rencana tersebut tidak berjalan sesuai harapan.
CNSE mengatakan hanya beberapa pejabat organisasi yang mendapatkan izin perjalanan ke Piala Dunia. Mereka nantinya bertugas membantu dan mendampingi para pendukung Pantai Gading yang sudah berada di Amerika Serikat.
âKami akan menjaga para suporter Pantai Gading yang berada di Amerika Serikat,â ujar Kouadio.
Meski sebagian besar pendukung dari dalam negeri gagal hadir, CNSE memperkirakan masih akan ada lebih dari 1.000 suporter yang memenuhi stadion saat pertandingan Pantai Gading berlangsung.
Polemik visa ini menambah daftar panjang kontroversi menjelang Piala Dunia, yang seharusnya menjadi pesta sepak bola dunia, tetapi kini ikut dipengaruhi oleh persoalan politik dan kebijakan perbatasan.
- Pantai Gading
- Piala Dunia 2026
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Piala Dunia, Prancis ke Semifinal, Deja Vu Kembali Atasi Maroko 2-0 seperti Tahun 2022
-
Profil Semifinalis Piala Dunia 2026, Semuanya Pernah Juara tapi dengan Karakter Berbeda
-
Messi Terancam, Posisi Top Skor Piala Dunia Disamai Mbappe
-
Piala Dunia, Andreas Schjelderup Kejutkan Inggris dengan Gol Spektakuler
-
Hasil Piala Dunia 2026: Maroko Singkirkan Belanda dalam Adu Penalti yang Menegangkan
-
Spanyol Singkirkan Portugal 1-0, Gol Dramatis Mikel Merino Akhiri Karier Piala Dunia Cristiano Ronaldo
-
Harry Kane Cetak Dua Gol Dramatis, Inggris Lolos ke 16 Besar Piala Dunia usai Kalahkan RD Kongo 2-1
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.