Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nelayan Asal Pulau Ambon yang Hilang di Tanjung Nusaniwe Ditemukan Selamat di Perairan Larike.

📅 Selasa, 14 Jul 2026, 10:23 WIB | Oleh:
Nelayan Asal Pulau Ambon yang Hilang di Tanjung Nusaniwe Ditemukan Selamat di Perairan Larike. Doc: Antara Foto
Ket. Tiga anggota Tim SAR mengunjungi Raymono Kailola (duduk) di depan rumahnya setelah dilaporkan hilang kontak saat melaut di perairan Tanjung Nusaniwe (Kota Ambon) sejak Sabtu, (11/7/2026). Pria 57 tahun itu terdampar hingga perairan Desa Larike, Kecamatan Leihitu (Pulau Ambon) Kabupaten Maluku Tengah akibat "longboat" miliknya mengalami kerusakan mesin.

Tim SAR memastikan nelayan asal Pulau Ambon yang dilaporkan hilang saat melaut di perairan Tanjung Nusaniwe ditemukan selamat di perairan Desa Larike, Kabupaten Maluku Tengah.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ambon Muhamad Arafah di Ambon, Senin, mengatakan korban Raimono Kailola (57) dilaporkan hilang setelah tidak kembali dari melaut pada Sabtu (11/7) sekitar pukul 03.00 WIT sehingga keluarga meminta bantuan SAR.

"Korban awalnya melaut sendirian menggunakan sebuah perahu panjang di sekitar perairan Tanjung Nusaniwe," katanya.

Menurut Arafah, hingga siang hari korban tidak kembali ke rumah sehingga keluarga berupaya melakukan pencarian. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil sehingga keluarga meminta bantuan SAR.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR gabungan diberangkatkan pada Minggu (12/7) pagi untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Saat operasi berlangsung, Tim SAR menerima informasi bahwa korban ditemukan dan dievakuasi oleh nelayan Desa Larike sekitar pukul 10.30 WIT di lokasi sekitar 26 mil laut dari Desa Larike.

"Korban berhasil ditemukan oleh nelayan setempat di sekitar Perairan Desa Larike, Kabupaten Maluku Tengah dalam keadaan selamat," ucapnya.

Arafah menjelaskan perahu yang digunakan korban mengalami kerusakan pada mesin tempel (katinting) sehingga hanyut sejak Sabtu (11/7). 

Nelayan yang menemukan korban kemudian memberikan bantuan berupa satu unit mesin katinting sehingga korban dapat melanjutkan perjalanan kembali ke Desa Seilale.

Sekitar pukul 11.30 WIT, korban tiba di Desa Seilale dalam keadaan selamat. Tim SAR gabungan kemudian memastikan kondisi korban sebelum operasi pencarian dan pertolongan dinyatakan selesai.
 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.