Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sebagian Besar Saham Asia Anjlok karena Kekhawatiran AI Menghantam Sektor Teknologi

📅 Kamis, 16 Jul 2026, 11:12 WIB | Oleh: Tim Penulis

Hal itu terjadi ketika angka-angka menunjukkan harga produsen AS turun 0,3 persen secara bulanan pada bulan Juni berkat harga energi yang lebih rendah karena AS dan Iran mencapai gencatan senjata untuk membuka kembali Selat Hormuz dan memungkinkan minyak mentah untuk kembali melewatinya.

Data dari hari Selasa menunjukkan harga konsumen naik lebih rendah dari yang diperkirakan.

Data tersebut meredakan kekhawatiran pasar bahwa The Fed akan menaikkan biaya pinjaman bulan ini, meskipun para analis memperingatkan bahwa permusuhan yang kembali memanas, yang telah menyebabkan AS dan Iran saling melancarkan serangan selama sekitar seminggu, dapat membatalkan upaya baik yang telah dilakukan.

Harga minyak mentah kembali naik pada hari Kamis karena lalu lintas melalui selat tersebut -- yang dilalui seperlima dari minyak dan LNG dunia -- berkurang.

Di pasar mata uang, won Korea Selatan sedikit menguat terhadap dolar setelah bank sentral negara itu menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak 2023 sebagai upaya mengatasi inflasi yang sulit ditaklukkan dan perekonomian yang didukung oleh ekspor chip yang kuat.

Dan poundsterling mempertahankan kenaikannya setelah naik lebih dari satu persen terhadap dolar AS pada hari Rabu menyusul laporan bahwa Menteri Dalam Negeri Shabana Mahmood -- yang dianggap lebih meyakinkan bagi pasar -- adalah kandidat terdepan untuk menjadi menteri keuangan berikutnya.

Angka-angka penting sekitar pukul 02.30 GMT (09.30 WIB)

Minyak mentah West Texas Intermediate: NAIK 0,6 persen menjadi $80,11 per barel

Minyak Mentah Brent Laut Utara: NAIK 0,5 persen menjadi $85,34 per barel

Tokyo - Nikkei 225: TURUN 2,8 persen menjadi 66.796,79 (istirahat)

Seoul - Kospi: TURUN 7,1 persen menjadi 6.765,38

Hong Kong - Indeks Hang Seng: Naik 1,3 persen menjadi 25.001,27

Shanghai - Komposit: TURUN 0,8 persen menjadi 3.925,47

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
Olahraga
Sempat Tertinggal, Real Bet...

Wilayah Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Wilayah Terdampak Erupsi Gu...
Ekonomi
Realisasi Pembiayaan untuk ...
Advertisement
Dokumenter Elon Musk Bikin Heboh, Sisi Kontroversial Sang Miliarder Dibongkar

Dokumenter Elon Musk Bikin Heboh, Sisi Kontroversial Sang Miliarder Dibongkar

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.