Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Kebakaran di TPA Rawa Kucing, DLH Kota Tangerang Siagakan Toren Air.

📅 Kamis, 16 Jul 2026, 12:13 WIB | Oleh:
Antisipasi Kebakaran di TPA Rawa Kucing, DLH Kota Tangerang Siagakan Toren Air. Doc: Antara Foto
Ket. Sejumlah truk sedang antri untuk membuang sampah di TPA Rawa Kucing Kota Tangerang.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Banten, telah menyiapkan lima toren air dengan kapasitas masing-masing 10.000  liter di sejumlah titik strategis area landfill TPA Rawa Kucing, sehingga bisa ditangani petugas kurang dari 10 menit jika ada kemunculan api.

Kepala DLH Kota Tangerang Wawan Fauzi di Tangerang, Kamis, mengatakan para petugas Tim Respon Cepat (TRC) telah diberikan pelatihan penanggulangan kebakaran bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri. Bahkan pemulung di area sekitar pun diberikan pelatihan guna melakukan pengawasan bersama.

"Ini adalah upaya memperkuat mitigasi di TPA Rawa Kucing dalam cegah kebakaran berulang seperti tahun 2023, dengan penguatan pengawasan oleh petugas TRC untuk mempercepat penanganan apabila muncul titik api," kata Wawan.

Ia mengatakan berbagai langkah pencegahan telah diterapkan secara rutin, mulai dari penutupan timbunan sampah menggunakan tanah merah (cover soil), penyiraman area landfill, pembersihan gulma kering, hingga pengawasan selama 24 jam oleh petugas di TPA Rawa Kucing.

"Pasca-kejadian 2023, kami melakukan berbagai evaluasi dan menyusun langkah antisipasi. Terlebih setelah adanya peringatan potensi cuaca ekstrem, seluruh upaya pencegahan kami perkuat agar potensi kebakaran dapat ditekan semaksimal mungkin," ungkap Wawan.

Tidak hanya berfokus pada mitigasi kebakaran, Pemkot Tangerang juga terus melakukan transformasi pengelolaan sampah melalui revitalisasi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), optimalisasi pengelolaan gas metana, serta pembangunan RDF Hub yang akan mengolah sampah menjadi bahan bakar alternatif.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih modern, ramah lingkungan dan mendukung target zero waste di Kota Tangerang.

Ia mengajak masyarakat untuk ikut berperan dalam mengurangi risiko kebakaran dengan memilah sampah sejak dari rumah, memanfaatkan bank sampah, serta mengurangi sampah yang dikirim ke TPA.

"Kalau pemerintah dan masyarakat berkolaborasi, sampah bukan lagi menjadi masalah, tetapi bisa menjadi sumber daya yang bermanfaat," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.