Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PT DI Buka Kawasan Pabrik di Bandung untuk Destinasi Wisata Edukasi

📅 Rabu, 15 Jul 2026, 17:25 WIB | Oleh:
PT DI Buka Kawasan Pabrik di Bandung untuk Destinasi Wisata Edukasi Doc: RRI/Nugroho

BANDUNG - PT Dirgantara Indonesia (PT DI) membuka kawasan pabrik pembuat pesawat terbang untuk program kunjungan wisata edukasi. Program kreatif ini bertujuan mengenalkan industri manufaktur penerbangan nasional kepada seluruh elemen generasi penerus bangsa.

Destinasi pariwisata tersebut dirancang untuk memupuk kecintaan masyarakat terhadap kedaulatan kedirgantaraan tanah air Indonesia. Salah satu kunjungan edukatif itu diselenggarakan di Kota Bandung pada Selasa (14/7).

Manajer Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT DI, Kerry, menceritakan sejarah pembukaan kawasan pabrik tersebut. Penyediaan akses masuk publik ini menandai babak baru keterbukaan bagi perusahaan manufaktur pesawat terbesar.

"DI edutainment itu kita ada sejarahnya, Pak. Jadi biasanya yang bisa masuk ke kawasan kita tuh harus ada izin khususnya, Pak. Kemudian tidak sembarangan masuk, kemudian juga di bawah TNI AU, proteksinya agak ketat, ya," ujar Kerry.

Ia menerangkan bahwa perusahaan kini mulai aktif memfasilitasi program bantuan sosial kepada publik secara luas. Kawasan pabrik pesawat terbang sebelumnya memang sangat tertutup rapat bagi semua kunjungan masyarakat umum.

"Asalnya kita tidak membuka untuk umum juga, Pak, tapi untuk CSR di pilar pendidikan. Jadi kita mengundang sekolah-sekolah, baik yang ada di Bandung maupun luar Bandung," kata Kerry.

Manajer Komunikasi Perusahaan dan Hubungan Kelembagaan PT DI, Adi Prastowo, memaparkan langkah inovasi bisnis perusahaan. Kebijakan rasionalisasi jumlah tenaga kerja menjadi bagian sangat penting dalam menghadapi persaingan industri global.

"Sekarang karyawannya 3.000 orang. Kita melakukan berbagai efisiensi karena memang PT DI harus fight, harus mencari uang sendiri untuk menghidupi dirinya sendiri. Kita terus berinovasi, inovasi teknologi, inovasi bisnis, inovasi di dalam segala bidang agar PT DI terus maju dan terus berkembang," ucap Adi.

Adi menambahkan bahwa perusahaan secara rutin menyerap potensi bakat unggul dari lulusan muda baru. Inisiatif strategis tersebut diharapkan mampu menginspirasi minat karier generasi muda dalam industri dirgantara nasional.

"Kami setiap tahun merekrut karyawan-karyawan baru, yang tentunya sesuai dengan kualifikasi yang kami persyaratkan. Semua bekerja dengan baik, bersinergi dengan senior-seniornya untuk membangun PT DI ke depan," kata Adi.

Para pengunjung pariwisata edukasi kini dapat melihat langsung keharmonisan kerja tersebut di dalam hanggar. Keberhasilan pengelolaan wisata ini diharapkan mampu memajukan ekosistem pariwisata berkelanjutan dan kedirgantaraan di wilayah Kota Bandung. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
Advertisement
Dokumenter Elon Musk Bikin Heboh, Sisi Kontroversial Sang Miliarder Dibongkar

Dokumenter Elon Musk Bikin Heboh, Sisi Kontroversial Sang Miliarder Dibongkar

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.