Pemkot Jakarta Timur Tangani Timbulan Sampah hingga 700 Ton Lebih
📅 Rabu, 15 Jul 2026, 13:45 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur berhasil menangani timbulan sampah sepanjang periode Mei hingga 10 Juli 2026 sebanyak 700 ton lebih.
"Dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan kami berhasil menangani sebanyak 729,72 ton timbulan sampah sepanjang periode Mei hingga 10 Juli 2026," kata Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Rabu (15/7).
Menurut dia, keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari konsistensi dan percepatan program pengelolaan sampah dari hulu ke hilir yang terus digencarkan di seluruh wilayah Jakarta Timur.
Sebanyak 729,72 ton sampah itu terdiri dari sampah anorganik 399 ton 874, 54 kg dan sampah organik 329 ton 842,29 kg.
Menurut dia, sudah ada 1.787 lubang biopori yang terbangun dari total 711 RW di 10 kecamatan sebagai upaya pengurangan sampah organik.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Data ini akan terus bertambah karena hingga saat ini proses pembuatan lubang biopori di semua wilayah masih dalam proses pembuatan baik di sekolah, tempat ibadah, hingga kantor kelurahan dan kecamatan," jelas Munjirin.
Dia mengapresiasi seluruh pihak, khususnya tingkat kelurahan dan kecamatan, yang telah bergerak aktif mengedukasi serta mempraktikkan pemilahan sampah di tengah masyarakat.
Dia juga mengingatkan agar seluruh jajaran wilayah tidak lengah dan terus konsisten menjaga kebersihan lingkungan tanpa harus menunggu adanya keluhan masyarakat yang mencuat ke publik.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Saya tekankan kepada seluruh lurah agar melakukan monitoring setiap hari di wilayah nya terkait penanganan sampah dan tidak menunggu pemberitaan yang viral terlebih dahulu," ucap Munjirin.
Sebelumnya, Pemkot Jakarta Timur melakukan rapat monitoring dan evaluasi lanjutan penanganan sampah di Kantor Walikota Jakarta Timur, Selasa (14/7).
Turut hadir dalam kegiatan itu Sekretaris Kota Eka Darmawan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Fauzi, serta Asisten Pemerintahan Bambang Pangestu. Rapat juga diikuti 85 peserta, terdiri dari perwakilan 10 kecamatan dan 65 kelurahan serta 10 Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Sudin Lingkungan Hidup, serta jajaran bagian dan dinas terkait.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!