Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nelayan Sambut Gembira Harga Solar Turun Menjadi Rp15.000/Liter

📅 Rabu, 15 Jul 2026, 13:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Nelayan Sambut Gembira Harga Solar Turun Menjadi Rp15.000/Liter Doc: ANTARA
Ket. Pelaksana Tugas (Pj) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra saat menemui nelayan yang berunjuk rasa menuntut penurunan harga BBM Solar non-subsidi di Aun-alun Pati, Jawa Tengah, pada 4 Mei 2026.

PATI – Pengumuman penurunan harga solar non-subsidi untuk kapal nelayan disambut antusias para nelayan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, setelah pemerintah pusat menetapkan harga solar khusus nelayan menjadi Rp15.000 per liter dari sebelumnya mencapai Rp30.000/liter.

"Tentunya menjadi angin segar bagi nelayan, khususnya pemilik kapal berukuran 30 hingga 200 gross ton (GT), setelah sebelumnya harus membeli solar dengan harga Rp30.000 per liter," kata Koordinator Aksi Nelayan Juwana Pati Mohammad Agung di Pati, Senin (13/7).

Ia mengatakan perjuangan nelayan yang berlangsung sejak beberapa bulan terakhir akhirnya membuahkan hasil. Kebijakan tersebut memberikan harapan agar aktivitas melaut tetap bisa berjalan di tengah tingginya biaya operasional.

Agung menuturkan dengan harga solar Rp15.000 per liter, nelayan yang mengoperasikan kapal di atas 30 GT menggunakan alat tangkap cantrang maupun Jaring Tarik Berkantong (JTB) setidaknya dapat bertahan. Pasalnya, armada mereka belum didukung teknologi modern seperti kapal pursin sehingga biaya operasional masih menjadi beban utama.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto, jajaran pimpinan Polri, serta Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang telah memfasilitasi komunikasi antara nelayan dan pemerintah hingga lahirnya kebijakan tersebut.

"Kami juga akan mengawal kapan harga solar sebesar Rp15.000 per liter ini benar-benar mulai diberlakukan," ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Pj) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra turut mengapresiasi pemerintah pusat yang mengabulkan aspirasi para nelayan. Kebijakan tersebut menjadi jawaban atas perjuangan ribuan nelayan yang sejak Mei 2026 menyuarakan tuntutan penurunan harga solar non-subsidi.

Menurut Chandra Pemkab Pati terus mengawal aspirasi tersebut hingga ke pemerintah pusat sebagai bentuk komitmen terhadap kesejahteraan nelayan.

"Aspirasi para nelayan Pati akhirnya didengar dan dikabulkan. Ini menjadi bukti bahwa suara masyarakat benar-benar diperjuangkan hingga membuahkan hasil," katanya.

Chandra mengingatkan ribuan nelayan sebelumnya menggelar aksi di depan Kantor Bupati Pati pada 4 Mei 2026. Saat itu, pemerintah daerah berjanji akan membawa aspirasi tersebut ke pemerintah pusat sebagai kelanjutan dari upaya yang telah dilakukan bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Menurut dia nelayan merupakan salah satu penopang ketahanan pangan nasional melalui sektor perikanan sehingga perlu mendapatkan dukungan agar tetap produktif melaut.

Ia optimistis kebijakan harga khusus BBM Solar tersebut akan mendorong peningkatan aktivitas melaut, memperkuat perekonomian masyarakat pesisir, sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Kebijakan penurunan harga solar non-subsidi untuk kapal nelayan berukuran 30–200 GT tersebut ditetapkan pemerintah pusat berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Hambalang, Kabupaten Bogor, pada 13 Juli 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Luar Negeri
AS Amankan Kendali Penuh Mi...
Luar Negeri
Sebut Kuba 'Negara Gagal', ...
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.