Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah di Kotim Tuai Respons Positif, Pererat Hubungan Orang Tua dan Anak.

📅 Rabu, 15 Jul 2026, 08:39 WIB | Oleh:
Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah di Kotim Tuai Respons Positif, Pererat Hubungan Orang Tua dan Anak. Doc: Antara Foto
Ket. Orang tua salah seorang murid Agus Saptono yang bersemangat mengantar anaknnya pada hari pertama sekolah, Sampit

 Pelaksanaannya Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah (GAMAS) pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027 di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, mendapat respons baik dari para orang tua karena semakin mempererat kedekatan ayah dan anak.

“Kami sebagai orang tua tentu merasa bangga dengan adanya gerakan tersebut. Karena ini menjadi sebuah momen yang berharga," kata orang tua salah seorang siswa di SMPN 1 Sampit Agus Saptono di Sampit, Senin.

Menurutnya, sebagai orang tua merupakan kewajiban memberi dukungan moral, memotivasi anak supaya tidak merasa sendiri, merasa betul-betul disayangi, serta merasa dilindungi.

Meski awalnya sempat ada pro kontra, namun pelaksanaan GAMAS ini umumnya mendapat respons positif dari para orang tua. Salah satunya Agus yang mengantarkan putri pertamanya Astri Talenta yang baru memulai masa pembelajarannya di jenjang SMP.

Dia mengapresiasi imbauan yang dituangkan dalam bentuk Surat Edaran Bupati Kotim untuk para ayah agar mengantar anak ke sekolah pada hari pertama.

Kehadiran orang tua pada hari pertama sekolah bukan sekadar mengantar anak, tetapi juga menjadi kesempatan mengenal lingkungan sekolah, kepala sekolah, guru maupun sesama orang tua siswa sehingga dapat terbangun komunikasi yang baik demi mendukung proses pendidikan.

Ia menilai dukungan moral dari keluarga akan membuat anak lebih percaya diri memasuki lingkungan baru. Di sisi lain, orang tua juga memiliki tanggung jawab menanamkan kedisiplinan serta mengingatkan anak agar mematuhi tata tertib sekolah.

“Ini bentuk tanggung jawab moral, merupakan kewajiban orang tua mendukung anak, memberi motivasi supaya selalu semangat belajar, supaya betul-betul paham bagaimana nilai-nilai perjuangan dalam memperoleh pendidikan itu tentu harus siap dengan mengikuti aturan tata tertib sekolah,” jelasnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kotim Achmad Yusi menyampaikan SE Bupati Kotim terkait GAMAS memang bersifat imbauan dan bukan keharusan.

“Ini merupakan program dari pusat yang kami adaptasi ke daerah. Ini sifatnya imbauan saja, karena tema Hari Keluarga Nasional (Haganas) tahun ini adalah Ayah Hadir,” sebutnya.

Keberhasilan membangun generasi berkualitas tidak hanya bergantung pada dunia pendidikan, tetapi dimulai dari lingkungan keluarga yang harmonis dengan keterlibatan aktif kedua orang tua.

Dia berharap gerakan ini dapat menjadi budaya positif yang terus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mampu memperkuat ketahanan keluarga dan mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Kehadiran ayah mungkin hanya beberapa menit, tetapi maknanya bisa menjadi kenangan berharga bagi anak sekaligus motivasi bagi mereka untuk memulai tahun ajaran baru dengan semangat,” demikian Yusi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...

Semburan asap di Pasar Baru

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Semburan asap di Pasar Baru

Antisipasi dampak abu vulkanik di TMII

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Antisipasi dampak abu vulka...
Advertisement
Karhutla Sampai Jakarta, Lapangan Sepak Bola di Pancoran Kebakaran

Karhutla Sampai Jakarta, Lapangan Sepak Bola di Pancoran Kebakaran

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.