Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

IHSG Hari Ini Menguat Tipis, Pasar Masih Menunggu Arah Sentimen Global

📅 Selasa, 14 Jul 2026, 17:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Hari Ini Menguat Tipis, Pasar Masih Menunggu Arah Sentimen Global Doc: ANTARA FOTO/ Dhemas Reviyanto
Ket. Ilustrasi-Seorang wanita berjalan melewati refleksi layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

JAKARTA – Penguatan tipis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencerminkan sikap pelaku pasar yang masih cenderung berhati-hati di tengah kombinasi sentimen domestik dan global.

Optimisme terhadap prospek ekonomi nasional serta kinerja emiten memberikan dukungan, namun tetap diimbangi oleh kewaspadaan terhadap arah suku bunga global, dinamika geopolitik, dan pergerakan nilai tukar.

Kondisi ini menunjukkan pasar masih berada dalam fase konsolidasi, dengan investor lebih selektif dalam mengakumulasi saham sambil menunggu katalis yang lebih kuat.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (14/7) sore, ditutup menguat 1,68 poin atau 0,03 persen ke posisi 6.039,52 seiring adanya kombinasi sentimen dari tingkat domestik dan global.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 3,48 poin atau 0,58 persen ke posisi 598,89.

"IHSG lanjutkan penguat yang ditopang seiring terkonfirmasinya dari S&P Global Ratings yang mengafirmasi Sovereign Credit Rating Indonesia pada peringkat BBB dengan outlook stabil," ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus alias Nico dalam kajiannya di Jakarta, Selasa.

Nico mengatakan, outlook stabil dari S&P Global Ratings mencerminkan ekspektasi bahwa pemerintah Indonesia tetap berkomitmen untuk mempertahankan defisit fiskal di bawah 3 persen untuk menjaga keberlanjutan fiskal.

"Rating outlook stabil itu menunjukkan bagaimana terjaganya kepercayaan pemangku kepentingan internasional terhadap stabilitas makroekonomi dan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap solid," ujar Nico.

Nico melanjutkan, keyakinan terhadap kredibilitas kebijakan fiskal dan moneter, serta kemampuan pemerintah menjaga stabilitas makroekonomi di tengah tantangan eksternal, memberikan sinyal positif bahwa perekonomian nasional dinilai masih memiliki daya tahan yang kuat di tengah ketidakpastian global.

“Tetap dipertahankannya peringkat utang Indonesia di level BBB dengan outlook stabil juga menunjukkan kepercayaan terhadap kredibilitas kebijakan fiskal dan moneter,” ujar Nico.

Dari mancanegara, bursa kawasan Asia dan global tertekan setelah janji Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan memberlakukan kembali blokade terhadap pengiriman Iran melalui Selat Hormuz.

Hal itu membuat pelaku pasar terus memantau meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah, setelah AS memberlakukan kembali blokade pelabuhan Iran dan Trump mengumumkan pungutan 20 persen pada kargo yang melewati Selat Hormuz, yang menaikkan harga minyak dan menekan sentimen risiko global.

Selain itu, Trump juga menyatakan secara gamblang bahwa AS akan menjadi penjaga bagi Selat Hormuz.

Dibuka melemah, IHSG bergerak ke teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Telah Menanam 99.785...
Luar Negeri
Perang Iran Hantam Benua Bi...
Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.