Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bipang Ambawang Perkuat Identitas Budaya Dayak Lewat Ekspansi dan Inovasi Kuliner

📅 Selasa, 14 Jul 2026, 20:55 WIB | Oleh:
Bipang Ambawang Perkuat Identitas Budaya Dayak Lewat Ekspansi dan Inovasi Kuliner Doc: Bipang Ambawang
Ket. Momen pembukaan restoran kelima Bipang Ambawang di Green Lake City, Tangerang. Pembukaan restoran baru menjelang HUT ke-6, ini untuk memperkuat misinya memperkenalkan kuliner dan budaya Dayak Kalimantan Barat kepada masyarakat Indonesia.

JAKARTA – Restoran Bipang Ambawang terus memperluas kiprahnya dalam memperkenalkan kuliner khas Dayak Kalimantan Barat kepada masyarakat Indonesia. Menjelang hari jadinya yang keenam pada 3 November 2026, restoran ini membuka cabang kelima di Green Lake City, Tangerang sebagai bagian dari strategi memperluas jangkauan sekaligus melestarikan kekayaan kuliner dan budaya Dayak.

Founder Bipang Ambawang, Juniarto, mengatakan perjalanan enam tahun terakhir berawal dari kerinduannya terhadap cita rasa kampung halaman di Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Menurutnya, Bipang Ambawang didirikan bukan sekadar sebagai bisnis kuliner, melainkan juga sebagai sarana memperkenalkan makanan dan budaya Dayak kepada masyarakat yang lebih luas.

"Saya selalu percaya ide-ide baru itu penting. Namun, apa pun inovasinya, Bipang tidak akan pernah lepas dari identitasnya sebagai restoran makanan dan budaya Dayak. Sejak awal berdiri, visi saya adalah memperkenalkan kuliner dan budaya Dayak kepada Indonesia hingga dunia. Makanan Dayak bukan hanya untuk masyarakat Dayak, tetapi bisa dinikmati semua suku," ujar Juniarto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Mengenalkan Kuliner Dayak kepada Masyarakat Indonesia

Juniarto menilai masih banyak masyarakat di luar Kalimantan yang belum mengenal ragam kuliner khas Dayak. Karena itu, Bipang Ambawang menghadirkan berbagai menu autentik yang sebelumnya relatif sulit ditemukan di kota-kota besar. Salah satu menu yang kini menjadi favorit pelanggan adalah Daukng Manggala Tutuk, hidangan khas Dayak yang sebelumnya belum banyak dikenal di luar Kalimantan.

Menu Daukng Manggala Tutuk adalah masakan sayur khas Dayak Ahe di Kalbar. Bahan dasar dari masakan ini adalah daun ubi tumbuk. Dengan resep dan bumbu khusus, menu ini sangat digermari masyarakat di sana.

"Sebelum ada Bipang, banyak orang di luar Kalimantan, termasuk di PIK, belum pernah mencicipi Daukng Manggala Tutuk. Hari ini justru menjadi salah satu menu terlaris. Itu membuktikan bahwa kuliner Dayak bisa diterima dengan sangat baik oleh masyarakat Indonesia," katanya.

Keberhasilan tersebut, menurut Juniarto, menunjukkan bahwa kuliner tradisional daerah memiliki peluang besar berkembang menjadi bagian dari industri kuliner nasional apabila dikemas secara tepat tanpa meninggalkan identitas budayanya.

Ekspansi Jadi Brand Nasional

Sejak dirintis pada 2020, Bipang Ambawang terus memperluas jaringan restorannya ke berbagai wilayah. Saat ini restoran tersebut telah hadir di Sungai Ambawang dan Pontianak sebagai flagship store di Kalimantan Barat, serta di East Coast Pantai Indah Kapuk, I.D.D Pantai Indah Kapuk 2, Hampton Square Gading Serpong, dan akan segera membuka outlet terbaru di Green Lake City pada 31 Juli 2026.

Ekspansi tersebut menjadi bagian dari upaya membawa cita rasa khas Ambawang lebih dekat kepada masyarakat sekaligus membuktikan bahwa kuliner lokal mampu bersaing di tingkat nasional. Untuk memberikan pengalaman yang lebih lengkap, Bipang Ambawang mengembangkan dua konsep restoran.

Konsep Heritage menghadirkan nuansa budaya Dayak melalui interior bernuansa etnik, pertunjukan live roasting babi panggang, serta alunan musik tradisional sape. Sementara konsep Signature mengusung restoran bergaya modern premium yang menitikberatkan pada kualitas hidangan, pelayanan profesional, dan suasana yang lebih elegan.

Penguatan Manajemen

Dalam pengembangan bisnisnya, Bipang Ambawang juga melakukan penguatan tata kelola perusahaan. Manajemen menjelaskan bahwa operasional restoran kini berada di bawah PT BAF sebagai bagian dari penguatan organisasi dan strategi ekspansi bisnis ke depan.

Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung pertumbuhan Bipang Ambawang sebagai brand kuliner nasional yang tetap mengedepankan nilai budaya Dayak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jakarta Kuatkan Diri sebaga...

Ekosistem Judol Harus Diputus Total

18 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Ekosistem Judol Harus Diput...

Pemerintah Perlu Jaga Kepercayaan Pasar

18 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Pemerintah Perlu Jaga Keper...
Luar Negeri
Peneliti AS-Inggris Ungkap ...
Luar Negeri
Prancis Integrasikan Rudal ...
Luar Negeri
Bukan F-35, Pilot Elite TOP...
Viral! Petisi Keluarkan Argentina dari Piala Dunia Capai 10 Juta Tanda Tangan

Viral! Petisi Keluarkan Argentina dari Piala Dunia Capai 10 Juta Tanda Tangan

15 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.