Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Eropa Bersatu Siapkan Pembunuh Rudal Hipersonik Oreshnik Russia di Eksoatmosfer

📅 Kamis, 16 Jul 2026, 00:00 WIB | Oleh:
Eropa Bersatu Siapkan Pembunuh Rudal Hipersonik Oreshnik Russia di Eksoatmosfer Doc: Istimewa
Ket. Program ini akan memanfaatkan pengalaman operasional Ukraina dalam menangkal serangan rudal besar-besaran Rusia selama tahap perancangan, pengujian, dan evaluasi sistem tersebut.

PARIS - Perusahaan-perusahaan pertahanan Eropa telah sepakat untuk membentuk konsorsium guna mengembangkan pencegat yang mampu menembak jatuh rudal balistik jarak menengah dan jarak jauh di luar atmosfer.

Hal ini dilaporkan di situs web Thales .

Dari Militarnyi, pada tanggal 14 Juli di Paris, Thales, Airbus, MBDA Deutschland, Safran, dan perusahaan rintisan kedirgantaraan Destinus menandatangani surat pernyataan niat untuk membentuk konsorsium Bliksem EXO.

Tujuan kolaborasi ini adalah untuk mengembangkan solusi Eropa yang independen untuk pertahanan rudal, termasuk terhadap rudal balistik kelas Oreshnik jarak menengah dengan hulu ledak yang dapat dipisahkan dan dimanipulasi.

Perusahaan-perusahaan tersebut berencana untuk menandatangani perjanjian yang mengikat untuk membentuk konsorsium dalam waktu tiga bulan ke depan.

Pekerjaan rekayasa bersama dijadwalkan akan dimulai pada bulan Agustus. Pengujian hulu ledak untuk rudal pencegat eksoatmosfer masa depan dijadwalkan pada tahun 2027. Namun, perjanjian tersebut belum mewajibkan para pihak untuk mendanai atau mengadakan sistem masa depan tersebut.

Perusahaan rintisan Destinus akan bertindak sebagai kontraktor utama dan pemimpin konsorsium serta bertanggung jawab atas integrasi sistem dan Kendaraan Pembunuh Ekso-atmosfer (EKV).

Sementara itu, MBDA Deutschland akan bertanggung jawab atas rudal pencegat, sistem peluncuran, dan kontainer, sedangkan Safran Electronics & Defense akan menangani kepala pencari sasaran, sistem panduan, navigasi, dan kontrol EKV.

Airbus Defence and Space akan bertanggung jawab atas komando dan kendali, sementara Thales akan menangani radar dan sensor, mulai dari peringatan dini hingga kendali.

Program ini akan memanfaatkan pengalaman operasional Ukraina dalam menangkal serangan rudal besar-besaran Rusia selama tahap perancangan, pengujian, dan evaluasi sistem tersebut.

Pengumuman pembentukan konsorsium Eropa tersebut disampaikan sehari setelah peluncuran Koalisi Anti-Balistik di Paris .

Para pesertanya sepakat untuk bekerja sama dalam mengembangkan alternatif yang lebih terjangkau daripada sistem Patriot AS, karena Ukraina menghadapi serangan rudal balistik Rusia yang semakin intensif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
jembatan Kayu Ratusan Meter...

Pemerintah Segera Eksekusi KCIC

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Pemerintah Segera Eksekusi ...
Viral! Petisi Keluarkan Argentina dari Piala Dunia Capai 10 Juta Tanda Tangan

Viral! Petisi Keluarkan Argentina dari Piala Dunia Capai 10 Juta Tanda Tangan

15 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.