Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia Masuk 10 Besar Pengguna AI Generatif, Talenta Digital Perlu Diperkuat

📅 Rabu, 15 Jul 2026, 18:55 WIB | Oleh:
Indonesia Masuk 10 Besar Pengguna AI Generatif, Talenta Digital Perlu Diperkuat Doc: East Ventures
Ket. Ilustrasi talenta digital. Laporan East Ventures Digital Competitiveness Index (EV-DCI) 2026 menunjukkan daya saing digital Indonesia terus meningkat. Namun, kualitas talenta digital dan kompetensi AI dinilai masih menjadi tantangan utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital.

JAKARTA – Perkembangan transformasi digital di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Infrastruktur digital semakin merata, aktivitas ekonomi berbasis internet meningkat, dan daya saing digital di hampir seluruh provinsi mengalami perbaikan. Namun, di balik kemajuan tersebut, kualitas talenta digital dinilai masih menjadi tantangan utama yang harus segera diatasi agar Indonesia mampu bersaing di era kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI).

Temuan tersebut tercantum dalam laporan East Ventures – Digital Competitiveness Index (EV-DCI) 2026 yang disusun East Ventures bersama Katadata Insight Center. Laporan itu menunjukkan bahwa 37 dari 38 provinsi mengalami peningkatan skor daya saing digital sepanjang 2026, sementara 47 dari 50 indikator penyusun indeks juga mencatat perbaikan.

Median skor EV-DCI meningkat dari 38,8 pada 2025 menjadi 42,2 pada 2026. Sejak pertama kali diluncurkan pada 2020, rata-rata skor daya saing digital provinsi di Indonesia bahkan telah meningkat lebih dari 50 persen.

Meski demikian, kesenjangan antardaerah masih menjadi pekerjaan rumah. EV-DCI mencatat perbedaan hampir 60 poin antara provinsi dengan daya saing digital tertinggi dan terendah. Hal ini menunjukkan bahwa daerah yang telah lebih maju justru berkembang lebih cepat dibandingkan wilayah yang masih tertinggal.

Di sisi lain, laporan tersebut mengungkap bahwa pilar sumber daya manusia (SDM) menjadi satu-satunya komponen yang mengalami penurunan pada EV-DCI 2026, yakni sebesar 2,5 poin. Penurunan ini mencerminkan bahwa pembangunan infrastruktur digital belum diikuti dengan peningkatan kualitas talenta yang mampu memanfaatkan teknologi secara optimal. Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah indikator, mulai dari jumlah mahasiswa, dosen, program studi di bidang digital, hingga tingkat literasi digital masyarakat.

Kesenjangan SDM Digital Masih Lebar

Laporan EV-DCI juga menunjukkan adanya ketimpangan kapasitas SDM digital antardaerah. Skor SDM digital di Pulau Jawa tercatat sekitar 2,3 kali lebih tinggi dibandingkan Sumatra dan Kalimantan, serta hampir tiga kali lipat dibandingkan wilayah Maluku dan Papua.

Di kawasan Indonesia Timur, tantangan utama dinilai bukan lagi sekadar ketersediaan tenaga kerja, melainkan peningkatan kompetensi digital yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Kebutuhan talenta digital semakin mendesak seiring meningkatnya pemanfaatan internet di Indonesia. Saat ini jumlah pengguna internet telah mencapai 229,4 juta jiwa, yang turut mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi digital.

Penggunaan media sosial sebagai sarana penjualan oleh pelaku usaha meningkat 20,7 poin. Sementara itu, sektor jasa keuangan tumbuh 7,9 persen, mencerminkan semakin luasnya inklusi keuangan digital di Indonesia.

AI Perlu Didukung SDM Berkualitas

Memasuki era AI, kebutuhan terhadap talenta digital diperkirakan akan semakin besar. Indonesia kini masuk dalam sepuluh negara dengan jumlah pengguna AI generatif terbesar di dunia.

Namun, investasi riset dan pengembangan (research and development/R&D) Indonesia masih sekitar 0,3 persen dari produk domestik bruto (PDB), jauh di bawah negara-negara yang menjadi pemimpin pengembangan AI.

Padahal, teknologi AI diperkirakan mampu meningkatkan PDB Indonesia hingga 12 persen atau sekitar US$366 miliar apabila didukung oleh sumber daya manusia yang memiliki kemampuan mengembangkan sekaligus memanfaatkan teknologi tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Inggris vs Argentina: Laga Panas dan Penuh Drama, Kekompakan Three Lions Bakal Sulitkan Lionel Messi Cs

Inggris vs Argentina: Laga Panas dan Penuh Drama, Kekompakan Three Lions Bakal Sulitkan Lionel Messi Cs

15 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.