Bipang Ambawang Perkuat Identitas Budaya Dayak Lewat Ekspansi dan Inovasi Kuliner
📅 Selasa, 14 Jul 2026, 20:55 WIB | Oleh: Haryo BronoCabang Kelima Jadi Tonggak Baru
Pembukaan cabang kelima di Green Lake City menjadi salah satu pencapaian penting menjelang peringatan enam tahun Bipang Ambawang. Selain memperluas jaringan restoran, perusahaan juga terus berkomitmen memberdayakan masyarakat Dayak melalui penciptaan lapangan kerja.
Sekitar 70 persen karyawan Bipang Ambawang berasal dari komunitas Dayak dan mendapatkan pelatihan mengenai pelayanan, kebersihan (hygiene), serta standar operasional restoran sesuai standar nasional.
"Kami ingin menunjukkan bahwa identitas Dayak bukan hanya melalui makanannya, tetapi juga lewat pelayanan yang ramah, sopan, dan profesional. Dengan begitu, masyarakat bisa melihat budaya Dayak yang sesungguhnya—budaya yang luhur, terbuka, dan penuh keramahtamahan," ujar Juniarto.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain menghadirkan hidangan khas Kalimantan Barat, Bipang Ambawang juga menggunakan bahasa Dayak pada sebagian besar nama menu sebagai bagian dari upaya melestarikan bahasa sekaligus memperkenalkan budaya Dayak kepada masyarakat luas.
Ke depan, Juniarto berharap semakin banyak pelaku industri kuliner yang ikut mengangkat kekayaan masakan Dayak agar semakin dikenal di berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, semakin banyak restoran yang memperkenalkan kuliner Dayak, semakin besar pula peluang budaya tersebut diterima, dihargai, dan dicintai oleh masyarakat luas.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!