Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Meriah, Hari Jadi Bogor dengan Gelaran Budaya

📅 Selasa, 12 Mei 2026, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Meriah, Hari Jadi Bogor dengan Gelaran Budaya Doc: ANTARA/HO-Pemkab Bogor
Ket. Penampilan dalam Festival Budaya Nusantara di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/5).

BOGOR – Warga tumpah di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor mengikuti Festival Budaya Nusantara. Ini bagian dari pembukaan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-544 Bogor, Minggu.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mengatakan Festival Budaya Nusantara merupakan hasil kolaborasi Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor bersama Sekolah Vokasi IPB University. Festival yang menampilkan keberagaman budaya dari 22 provinsi itu menjadi momentum memperkuat semangat kebinekaan sekaligus pelestarian budaya di Kabupaten Bogor.

“Ini menjadi bagian penting sebagaimana disampaikan Bupati bahwa Kabupaten Bogor harus dibangun dengan semangat kebinekaan. Karena itu, rangkaian Hari Jadi Bogor diawali dengan berbagai ragam budaya Nusantara,” kata Ajat.

Ia menjelaskan Festival Budaya Nusantara telah rutin diselenggarakan selama 17 tahun oleh Sekolah Vokasi IPB sebagai bagian dari pendidikan dan pengenalan budaya nusantara kepada generasi muda. Menurutnya, tahun ini menjadi pertama festival tersebut digelar di Kabupaten Bogor dan masuk dalam rangkaian resmi HJB ke-544.

Festival tersebut menampilkan beragam seni dan budaya dari berbagai daerah, mulai dari pertunjukan seni tradisional, pakaian adat, hingga kuliner khas nusantara. Budaya dari sejumlah daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur hingga Papua turut diperkenalkan kepada masyarakat yang memadati kawasan Stadion Pakansari.

Ajat mengapresiasi para mahasiswa semester dua Sekolah Vokasi IPB yang dinilai mampu menghadirkan kegiatan budaya berskala besar melalui kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Bogor dan berbagai komunitas budaya dari daerah masing-masing. “Ini luar biasa, karena tidak hanya menampilkan seni dan budaya, tetapi juga memperkenalkan makanan khas serta warisan budaya yang harus terus dilestarikan,” ujarnya.

Ajat menegaskan Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen menjaga dan menghidupkan kembali nilai budaya serta situs sejarah. Menurut Ajat, perhatian Bupati Bogor Rudy Susmanto terhadap sektor kebudayaan tecermin dari keberadaan Dinas Kebudayaan yang berdiri sendiri di Kabupaten Bogor. Ini termasuk penguatan kelembagaan, promosi budaya, dan pelestarian budaya Sunda sebagai identitas daerah.

“Bupati sangat concern terhadap kebudayaan. Bukan hanya situs budaya, tetapi juga penguatan lembaga dan sumber daya manusianya agar kebudayaan menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Bogor,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

54 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.