Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wali Kota Bogor Berharap ORARI Terus Eksis

📅 Minggu, 12 Jul 2026, 14:35 WIB | Oleh:
Wali Kota Bogor Berharap ORARI Terus Eksis  Doc: kotabogor.go.id

BOGOR - Didirikan sejak tahun 1968, Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) diharapkan terus berkiprah, karena keberadaannya memiliki peran strategis. Pada Juli 2026 ini, ORARI memperingati usianya yang ke-58. Mengusung tema "Merawat Silaturahmi dan Tradisi Amatir Radio", ORARI Lokal Kota Bogor memperingatinya dengan berbagai kegiatan di Sekretariat ORARI Lokal Kota Bogor, Sabtu (11/7).

Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, yang hadir dalam peringatan HUT ORARI menyampaikan bahwa ORARI merupakan entitas kelompok masyarakat yang peduli terhadap berbagai hal, terutama di bidang sosial, sehingga harus terus berkiprah.

"Karena kalau kita lihat sekarang dunia sangat tergantung dengan teknologi, dan kita belum pernah mengalami satu titik di mana ada misalnya ya internet di dunia ini putus. Komunikasi putus saat kebencanaan, dan lain sebagainya. Maka ORARI-lah yang mengambil peran sehingga eksistensi ORARI harus terus dirawat dan dijaga, dengan demikian dalam kondisi darurat komunikasi dapat tetap berjalan," ucap Wali Kota Dedie Rachim.

"Kalau terjadi kedaruratan, kalau terjadi bencana, kalau terjadi hal-hal yang memang butuh alternatif sistem komunikasi, tentu teman-teman ORARI-lah yang bisa menjadi garda terdepan," ujar dia.

Hal yang sama disampaikan Ketua Umum ORARI, Donny Imam Priambodo. Ia mengatakan bahwa saat ini eksistensi ORARI bukan lagi sekadar menjadi organisasi hobi, tetapi juga menjadi cadangan komunikasi nasional yang strategis.

"Jadi sekarang ini ORARI banyak diminta untuk bekerja sama dengan pemerintah, yang intinya adalah untuk menyiagakan pada saat kejadian diperlukan untuk komunikasi emergency dalam situasi darurat. Seperti apa yang terjadi di Aceh waktu itu juga terjadi blackout, internet, listrik mati, yang hanya bisa digunakan adalah radio ORARI," ungkap dia.

Ke depan, ia juga mengusulkan pemerintah menjadi bagian dari anggota ORARI, sehingga dapat menggunakan frekuensi yang telah dialokasikan oleh pemerintah pusat untuk ORARI agar dapat berkomunikasi satu sama lain.

"Bahkan bukan hanya di lokal, tetapi bisa melakukan komunikasi antarprovinsi. Bahkan di Kementerian Luar Negeri itu dipakai untuk komunikasi antarnegara, gitu," ungkap dia.

Ketua ORARI Lokal Kota Bogor, Dadang Iskandar, mengatakan bahwa di Kota Bogor anggota ORARI mencapai 212 orang yang aktif dan izinnya masih berlaku.

Di Kota Bogor, ORARI terus menunjukkan eksistensinya dengan memperkenalkan organisasi kepada generasi muda, baik melalui sarasehan maupun website yang masih dalam tahap pengembangan, serta menerima kunjungan dari berbagai pihak.

"Kita terus kenalkan kepada generasi muda, dengan pramuka yang juga menjadi aset keberlanjutan. Nanti juga kita akan bekerja sama dengan Balai Monitoring Jakarta, sudah kita jajaki," ucap dia.

Ia berharap ke depan keanggotaan ORARI terus berkembang dan semakin banyak diisi oleh anak-anak muda. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
PT KAI Catat Kenaikan Penum...
Nasional
PT KAI: Pelanggan Suite Cla...

Ribuan Warga Padati Festival Asia Afrika

48 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Ribuan Warga Padati Festiva...
Megapolitan
Wali Kota Bogor Berharap OR...
Daerah
BPBD Yogyakarta Tingkatkan ...
Piala Dunia, Argentina Lolos ke Semifinal Hadapi Inggris

Piala Dunia, Argentina Lolos ke Semifinal Hadapi Inggris

12 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.