Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Hanya Andalkan Mimbar, Khofifah Dorong MUI Jatim Perkuat Dakwah di Ruang Digital

📅 Minggu, 12 Jul 2026, 16:00 WIB | Oleh:
Tak Hanya Andalkan Mimbar, Khofifah Dorong MUI Jatim Perkuat Dakwah di Ruang Digital Doc: Koran Jakarta/ Selocahyo
Ket. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa memberikan sambutan pada Pengukuhan Pengurus MUI Provinsi Jawa Timur Masa Khidmat 2025–2030 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (12/7).

SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur memperkuat dakwah di ruang digital. Perubahan pola masyarakat dalam mencari informasi keagamaan dinilai menuntut para ulama semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Hal itu disampaikan Khofifah saat menghadiri Pengukuhan Pengurus MUI Provinsi Jawa Timur Masa Khidmat 2025–2030 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (12/7).

Menurut Khofifah, dakwah kini tidak cukup hanya dilakukan melalui mimbar dan forum konvensional. Media sosial telah menjadi salah satu sumber utama masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mencari informasi dan referensi keagamaan.

"Lebih dari 60 persen pengguna media sosial mencari referensi keagamaan. Ini menunjukkan bahwa ruang digital harus diisi dengan dakwah yang mencerahkan dan memberikan jawaban yang sahih terhadap berbagai persoalan umat," kata Khofifah.

Karena itu, ia mendorong transformasi dakwah digital menjadi salah satu agenda utama MUI Jawa Timur selama lima tahun ke depan. MUI dinilai memiliki otoritas moral dan keilmuan yang dibutuhkan masyarakat di tengah derasnya konten keagamaan yang belum tentu memiliki dasar keilmuan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Khofifah berharap para ulama semakin aktif memanfaatkan berbagai platform digital untuk menyampaikan pesan Islam yang moderat, menyejukkan, serta berlandaskan keilmuan yang terpercaya.

Selain tantangan di dunia digital, Khofifah juga menyoroti sejumlah persoalan sosial yang semakin kompleks, mulai dari gangguan kesehatan mental, kecanduan media digital, hingga paparan pornografi terhadap anak dan remaja.

Menurutnya, persoalan tersebut tidak cukup diselesaikan melalui kebijakan administratif dan pendekatan birokrasi semata.

"Banyak persoalan sosial yang tidak cukup diselesaikan hanya dengan pendekatan birokrasi. Dibutuhkan penguatan spiritualitas, pendampingan keagamaan, dan kehadiran para ulama di tengah masyarakat," ujarnya.

Khofifah menegaskan, sinergi antara ulama dan pemerintah harus terus diperkuat. MUI selama ini dinilai menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberikan pertimbangan keagamaan, menjaga kerukunan, serta membantu menangani berbagai persoalan sosial.

"MUI menjadi partner strategis pemerintah karena banyak persoalan masyarakat yang membutuhkan pendekatan keagamaan. Sinergi ulama dan umara harus terus diperkuat agar pembangunan tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga spiritual," tegasnya.

Ia berharap kepengurusan MUI Jawa Timur periode 2025–2030 mampu memperkuat nilai-nilai Islam moderat sekaligus menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.

"Yang kita bangun bukan hanya kemajuan ekonomi dan pembangunan fisik, tetapi juga kekuatan moral, spiritualitas, dan ketahanan mental masyarakat. Di sinilah peran besar MUI sangat dibutuhkan," pungkas Khofifah.Versi ini lebih cocok untuk portal berita online karena lebih cepat masuk ke inti persoalan dan mengurangi pengulangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.