Profil Semifinalis Piala Dunia 2026, Semuanya Pernah Juara tapi dengan Karakter Berbeda
📅 Minggu, 12 Jul 2026, 15:52 WIB | Oleh: SriyonoMeski demikian, kemenangan tipis 1-0 atas Paraguay menunjukkan Prancis dapat mengalami kesulitan ketika menghadapi lawan yang bertahan rapat dan membatasi ruang di sekitar kotak penalti. Mereka baru memecah kebuntuan melalui penalti Mbappe pada babak kedua.
Spanyol
Prestasi terbaik dalam Piala Dunia: Juara 2010.
Jalur menuju semifinal: Imbang 0-0 dengan Tanjung Verde (Grup H); menang 4-0 atas Arab Saudi (Grup H); menang 1-0 atas Uruguay (Grup H); menang 3-0 atas Austria (32 besar); menang 1-0 atas Portugal (16 besar); menang 2-1 atas Belgia (perempat final).
Sebaiknya Anda baca juga:
Penampil terbaik: Mikel Oyarzabal, empat gol dan satu assist.
Spanyol kembali ke semifinal untuk pertama kali sejak menjuarai Piala Dunia 2010. La Roja bangkit setelah ditahan tim debutan Tanjung Verde pada laga pembuka dengan memenangi lima pertandingan berikutnya.
Pertahanan menjadi kekuatan utama pasukan Luis de la Fuente. Spanyol hanya kebobolan satu gol dalam enam pertandingan, yakni saat menang 2-1 atas Belgia pada perempat final, sementara kemampuan mengendalikan permainan membuat lawan tidak memperoleh banyak kesempatan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kedalaman skuad juga menjadi senjata penting. Mikel Merino mencetak gol kemenangan setelah masuk sebagai pemain pengganti ketika menghadapi Portugal dan Belgia.
Ia menjadi pemain pertama dalam sejarah Piala Dunia yang mencetak gol kemenangan sebagai pemain pengganti pada dua pertandingan fase gugur berbeda dalam satu edisi.
Kelemahan Spanyol terletak pada efektivitas penyelesaian akhir. La Roja ditahan tanpa gol oleh Tanjung Verde serta hanya menang dengan selisih satu gol atas Uruguay, Portugal, dan Belgia meski mampu menguasai jalannya pertandingan.
Inggris
Prestasi terbaik dalam Piala Dunia: Juara 1966.
Jalur menuju semifinal: Menang 4-2 atas Kroasia (Grup L); imbang 0-0 dengan Ghana (Grup L); menang 2-0 atas Panama (Grup L); menang 2-1 atas Republik Demokratik Kongo (32 besar); menang 3-2 atas Meksiko (16 besar); menang 2-1 atas Norwegia setelah perpanjangan waktu (perempat final).
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!