Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Lebak Fasilitasi Produk Unggulan Lewat Promosi dan Pemasaran

📅 Minggu, 12 Jul 2026, 16:30 WIB | Oleh:
Pemkab Lebak Fasilitasi Produk Unggulan Lewat Promosi dan Pemasaran Doc: ANTARA/Mansur
Ket. Pelaku UMKM Kabupaten Lebak, Banten memasarkan produk unggulan daerah melalui bazar yang dilaksanakan oleh Dinas Koperasi dan UKM setempat di Alun-alun Rangkasbitung.

LEBAK -- Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten, memfasilitasi produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) unggulan melalui promosi dan pemasaran untuk meningkatkan omzet pendapatan.

‎"Kita komitmen membantu pelaku UMKM produk unggulan,karena dapat menggerakkan pertumbuhan ekonomi masyarakat," kata Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak Imam Suangsa di Lebak, Sabtu.

Pemerintah Kabupaten Lebak setiap tahun melakukan pembinaan, pelatihan hingga memfasilitasi promosi dan pemasaran bagi pelaku UMKM produk unggulan daerah.

Produk unggulan daerah itu di antaranya gula aren, pisang sale, emping melinjo, ikan abon, kerajinan bambu, keripik singkong, keripik pisang dan batik khas Lebak.

Selama ini, produk unggulan daerah tersebut tumbuh dan berkembang di masyarakat juga menyumbangkan ekonomi.

Pemerintah Kabupaten Lebak memfasilitasi produk unggulan daerah itu dengan menggelar bazar, kegiatan bebas kendaraan setiap akhir pekan juga pameran yang dilaksanakan pada momentum hari besar, seperti hari koperasi, hari jadi Lebak, acara Seba Badui, menyambut Muharam juga pameran ke provinsi dan DKI Jakarta.

Selain itu juga mempromosikan produk unggulan daerah dengan kolaborasi bersama instansi Dinas Pariwisata Banten, Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan lainnya.

‎"Kita mengapresiasi produk unggulan daerah itu di antaranya gula aren, emping melinjo, abon ikan menembus pasar domestik dan ekspor," kata Imam.

Menurut dia, saat ini, jumlah pelaku UMKM Kabupaten Lebak tercatat sebanyak 117.269 unit usaha dan di antaranya 21.053 pelaku usaha telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

Saat ini, pelaku UMKM Kabupaten Lebak menyumbangkan ekonomi cukup besar juga menyerap lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.

‎"Kita memperkirakan perputaran uang dari produk UMKM itu hingga miliaran rupiah per bulan," kata Imam.

Sementara itu, Eros, seorang pelaku UMKM emping melinjo Eka Putri Warunggunung, Lebak mengatakan jika pihaknya terus melakukan inovasi baik secara produk maupun sistem pemasaran.

‎ Produksi emping yang digeluti Eros sejak 1997 di Desa Sindangsari, Warunggunung, Lebak itu kerapkali mengikuti pameran-pameran, termasuk setiap tahun di Pekan Raya Jakarta.

‎"Kami bisa menghasilkan pendapatan Rp30 juta per pekan dan bisa menumbuhkan ekonomi masyarakat setempat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
    Mending naikin tarif sekalian, minimal tarif ojol 15-20 ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Ekonomi
RAPBN dan Nota Keuangan tah...
Daerah
Evakuasi kapal Mentawai Fas...
Daerah
Prosesi Maria Assumpta Nusa...
Megapolitan
Gubernur Pramono Lepas Pese...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.