Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Diminta Benahi Infrastruktur Sebelum Bentuk 6 Kawasan Ekonomi Khusus Baru

📅 Minggu, 12 Jul 2026, 05:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

“Kami meyakinkan bahwa di Kawasan Ekonomi Khusus, hampir semuanya, khususnya yang berbasis industri manufaktur, investasi terjadi peningkatan yang luar biasa,” kata Susiwijono.

Ia menambahkan, tiga KEK berbasis industri, yakni KEK Gresik, KEK Kendal, dan KEK Galang Batang, bahkan telah mengajukan perluasan kawasan hingga rata-rata dua kali lipat dari luas eksisting untuk mengakomodasi permintaan investasi baru.

“Ini membuktikan bahwa investasi riil di industri manufaktur masih sangat menjanjikan di Indonesia,” ujarnya.

Seiring rencana perluasan tersebut, pemerintah memperkirakan terdapat potensi investasi baru senilai Rp846 triliun dalam beberapa tahun mendatang.

Selain itu, pemerintah juga membuka peluang integrasi KEK dengan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Menurut Susiwijono, skema tersebut memungkinkan investor memperoleh insentif berlapis melalui fasilitas yang dimiliki KEK maupun PFII, sehingga diharapkan semakin meningkatkan daya tarik investasi Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
AS dan Jepang Bahu-membahu ...

Obligasi Daerah Jangan Jadi Beban

10 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Obligasi Daerah Jangan Jadi...

Gerak Cepat, KAI Sumut Evakuasi KA Putri Deli yang Anjlok

53 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Daerah
Gerak Cepat, KAI Sumut Evak...
Luar Negeri
Pentagon Jadwalkan Jet Temp...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.