Pemkab Malinau Siapkan Tenaga Kerja Sesuai Kebutuhan Dunia Usaha
📅 Kamis, 09 Jul 2026, 22:57 WIB | Oleh: Tim PenulisMalinau, Kaltara - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) menyiapkan lima jenis pelatihan berbasis kompetensi untuk 94 peserta sebagai upaya menyiapkan tenaga kerja sesuai kebutuhan dunia usaha.
“Sebanyak 94 peserta asal Kabupaten Malinau resmi kita lepas untuk mengikuti program pelatihan kerja berbasis kompetensi yang difasilitasi Pemkab Malinau melalui Disnaker,” Kepala Disnaker Kabupaten Malinau, Jon Ifung, di Malinau, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Kamis.
Program pelatihan tersebut, kata dia, merupakan salah satu program strategis pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperluas kesempatan kerja, serta menyiapkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
“Program ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung program Milenial Mandiri yang terus didorong Pemkab Malinau,” katanya.
Jon menegaskan, proses rekrutmen peserta dilakukan secara terbuka, transparan, dan tanpa dipungut biaya melalui website Smart Government (SAGET) Kabupaten Malinau.
Sebaiknya Anda baca juga:
Seluruh tahapan mulai dari pendaftaran, seleksi administrasi, wawancara hingga penetapan peserta dilakukan secara daring untuk memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh masyarakat.
“Pada tahun anggaran 2026, Disnaker Malinau menyiapkan lima jenis pelatihan dengan total 94 peserta,” kata Jon.
Dirincikannya, pada tahap pertama terdiri dari 16 peserta pelatihan teknik las di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Samarinda, 16 peserta pelatihan teknisi air conditioner (AC) di BPVP Bekasi, serta 16 peserta pelatihan servis sepeda motor injeksi di BPVP Bandung.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk tahap kedua, lanjutnya akan dilaksanakan pelatihan menjahit tingkat mahir bagi 16 peserta di BPVP Samarinda serta pelatihan kewirausahaan mandiri bagi 30 peserta yang akan diselenggarakan di Kabupaten Malinau.
“Seluruh pembiayaan program tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malinau sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal,” tegasnya.
Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Kabupaten (Setkab) Malinau, Francis saat melepas secara resmi peserta pelatihan di Aula PKK Kabupaten Malinau mengatakan program latihan ini merupakan investasi jangka panjang pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Malinau
“Pemkab Malinau terus mendorong pembangunan SDM sebagai investasi jangka panjang. Kita ingin melahirkan generasi yang produktif, kompeten, mandiri, mampu bersaing di dunia kerja, bahkan menciptakan lapangan pekerjaan,” ujarnya.
Kepada peserta, ia juga mengingatkan agar tidak hanya mengejar kemampuan teknis, tetapi juga membangun karakter sebagai tenaga kerja yang jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu menjaga nama baik Kabupaten Malinau di mana pun nantinya bekerja.
Francis menekankan bahwa seluruh peserta mengikuti pelatihan atas kemauan sendiri, bukan karena ditunjuk atau dipanggil. Oleh sebab itu, mereka diminta menunjukkan komitmen dan integritas selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!