Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ubah Sampah Menjadi Sumber Daya, DLH Serang Membuka Kelas Edukasi

📅 Kamis, 09 Jul 2026, 23:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ubah Sampah Menjadi Sumber Daya, DLH Serang Membuka Kelas Edukasi Doc: Antara
Ket. Kepala DLH Kota Serang Farach Richi, di Serang, Banten.

Serang - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, Banten, membuka kelas edukasi bagi masyarakat guna meningkatkan kepedulian dalam memilah limbah sekaligus mengantisipasi penumpukan sampah di aliran Sungai Cibanten.

Kepala DLH Kota Serang Farach Richi di Serang, Kamis, menyampaikan bahwa program bertajuk "Kelas Sadar Sampah" ini ditargetkan dapat mulai berjalan sebelum agenda perubahan anggaran tahun ini.

"Kami akan membuka kelas sadar sampah. Insya Allah peserta nya nanti berasal dari perwakilan pengelola bank sampah, pengurus RT/RW, hingga organisasi masyarakat. Tujuannya agar masyarakat memahami cara memilah sampah organik dan anorganik sehingga bisa menjadi sumber daya produktif," kata Farach.

Selain menggalakkan edukasi, DLH Kota Serang saat ini juga tengah menggodok regulasi tegas berupa peraturan wali kota (perwal) terkait pengelolaan sampah. Rancangan aturan tersebut kini sedang dibahas secara internal sebelum diserahkan ke Bagian Hukum Setda Kota Serang dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM.

Farach menjelaskan, poin utama yang akan dimunculkan dalam perwal tersebut mencakup sanksi denda bagi masyarakat yang melakukan pelanggaran atau membuang sampah sembarangan.

"Selain denda finansial, kami juga sedang membahas kemungkinan penerapan sanksi sosial seperti kerja sosial untuk memberikan efek jera kepada masyarakat," ujarnya.

Kendati demikian, Farach mengapresiasi tingkat kepedulian warga Kota Serang terhadap pengelolaan lingkungan yang mulai menunjukkan tren positif. Hal ini dibuktikan dengan pertumbuhan jumlah bank sampah yang meningkat signifikan dari semula hanya 67 unit, kini telah mencapai 114 unit.

Melihat antusiasme dan dampak positif tersebut, DLH Kota Serang optimis memasang target ekspansi fasilitas pengelolaan limbah berbasis komunitas itu hingga menyentuh angka ratusan unit.

"Saat ini Alhamdulillah sudah ada sekitar 114 bank sampah, kenaikannya cukup signifikan. Rencana untuk tahun ini, kami menargetkan bisa menambah kapasitasnya hingga mencapai 250 bank sampah di Kota Serang," tutup Farach.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Ilmuwan Ungkap Gletser Swis...
Nasional
BMKG Prediksi Musim Hujan 2...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.