Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekspor Beras Kamboja Melonjak Ditengah Krisis Pangan Global

📅 Kamis, 09 Jul 2026, 02:08 WIB | Oleh:
Ekspor Beras Kamboja Melonjak Ditengah Krisis Pangan Global Doc: AFP

PHNOM PENH - Kamboja mengekspor 630.319 ton beras giling pada paruh pertama (H1) 2026, melonjak 63 persen dibandingkan 387.070 ton pada periode yang sama tahun lalu, demikian dilaporkan Federasi Beras Kamboja (Cambodia Rice Federation/CRF) pada Rabu (8/7).

Lonjakan ekspor tersebut menghasilkan nilai ekspor sebesar 367,1 juta dolar AS dari Januari hingga Juni 2026, naik 29,5 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Menurut CRF, sebanyak 60 perusahaan lokal mengekspor beras giling ke 64 negara dan kawasan. Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean), Tiongkok, dan Uni Eropa (UE) masih menjadi pembeli utama, tambah CRF.

Beras wangi mendominasi pasar ekspor dengan pangsa 60 persen, kata CRF, seraya menambahkan bahwa beras putih menyumbang 22 persen, beras pecah 14 persen, sedangkan 4 persen yang tersisa terdiri atas beras pratanak (parboiled) dan beras organik.

Sekretaris negeri sekaligus juru bicara Kementerian Perdagangan Kamboja, Penn Sovicheat, mengaitkan pertumbuhan tajam tersebut dengan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP) dan Perjanjian Perdagangan Bebas Kamboja-Tiongkok (Cambodia-China Free Trade Agreement/CCFTA).

"Kedua perjanjian perdagangan itu memberikan landasan kuat bagi ekspor produk pertanian di bawah tarif istimewa yang sangat menguntungkan," katanya kepada Xinhua. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.