Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Singapura Perangi Kecanduan Gawai Anak, Luncurkan Gerakan Nasional Kurangi Waktu Layar

📅 Senin, 01 Jun 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Singapura Perangi Kecanduan Gawai Anak, Luncurkan Gerakan Nasional Kurangi Waktu Layar Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - Seorang anak mengakses media sosial melalui gawai.

Istanbu - Singapura pada Minggu (31/5) meluncurkan gerakan nasional untuk membantu keluarga-keluarga menumbuhkan kebiasaan digital yang sehat pada anak-anak dengan mengurangi waktu penggunaan layar mereka.

Perdana Menteri Lawrence Wong meluncurkan kampanye "Screen Smart From The Start", yang bertujuan untuk membantu orang tua yang mencari panduan tentang cara mengelola aktivitas digital anak-anak mereka, demikian pernyataan dari Kantor Perdana Menteri Singapura.

Wong mengatakan pemerintah Singapura akan menyediakan sumber daya untuk membantu orang tua menumbuhkan kebiasaan digital yang sehat pada anak-anak mereka sejak usia dini.

Orang tua sekarang dapat mengakses portal "Be Screen Smart" yang menawarkan kiat-kiat untuk anak-anak dan remaja, yang dibagi menjadi tiga kelompok: usia 0 hingga enam tahun, tujuh hingga 12 tahun, dan 13 hingga 18 tahun.

Orang tua dapat mempelajari cara memilih konten yang dapat diakses anak mereka untuk melindungi mereka dari konten yang tidak layak secara daring dan cara menetapkan norma keluarga yang jelas tentang penggunaan perangkat.

Di masa lalu, kata Wong, orang tua khawatir tentang komik, televisi, dan permainan video, tetapi tantangan teknologi dan waktu layar saat ini "lebih intens" karena fitur-fitur yang adiktif, serta konten dan interaksi daring yang berpotensi berbahaya.

Menyebutkan beberapa cara untuk membantu, Wong menyarankan untuk tidak menggunakan ponsel selama makan bersama keluarga dan sebaiknya tidak menggunakan ponsel di kamar tidur, karena orang tua tidak memiliki kendali atas apakah anak-anak mereka menggunakannya hingga larut malam.

Orang tua juga harus menahan diri untuk tidak memberikan ponsel pintar kepada anak-anak mereka selama mungkin, katanya menambahkan.

Portal tersebut akan mencantumkan berbagai aktivitas luring yang mudah diakses untuk keluarga dengan anak-anak dari segala usia, dimulai dengan liburan sekolah pada Juni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

BMKG Ungkap Bali Sudah 123 Hari Tanpa Hujan

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BMKG Ungkap Bali Sudah 123 ...
Advertisement
Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.